Flash News
No posts found

Laju Bus Terhenti, Penumpang Tewas

Jenazah korban berada di Puskesmas Sluke, Jumat sore.

Jenazah korban berada di Puskesmas Sluke, Jumat sore.

Sluke – Seorang penumpang bus Restu, mendadak meninggal dunia, Jumat sore, saat bus melintas di jalur Pantura (24 Oktober 2014).

Korban yakni Andi Alvian, usia sekira 46 tahun, seorang dosen, warga Sawangan Kota Depok Jawa Barat. Waktu itu Andi naik bus Restu dari Kragan, akan menuju Semarang. Sesampainya di depan Rumah Makan Luwes perbatasan Kec. Kragan – Sluke, korban mengalami kejang kejang dan sesak nafas. Karena tak kunjung membaik, kernet bus, Amsari, warga Bondowoso Jawa Timur bersama kondektur berupaya mengangkat korban menuju Puskesmas Sluke. Tapi tak berselang lama, Andi Alvian menghembuskan nafas terakhir.

Kapolsek Sluke, AKP Joko Purnomo menjelaskan pihaknya menghubungi petugas Identifikasi Polres Rembang, untuk mengambil sidik jari korban. Selain itu dokter Puskesmas Sluke juga mengecek kondisi jasad.

AKP Joko Purnomo menambahkan dari hasil identifikasi, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. Menurut informasi dari pihak keluarga yang ditelfon aparat menyebutkan korban mempunyai riwayat penyakit jantung. Ada dugaan saat perjalanan di dalam bus, penyakit jantungnya kambuh. Keluarga menghendaki tidak perlu otopsi, tetapi jenazah Jumat malam langsung diberangkatkan ke rumah duka.

Menurut Kapolsek, waktu kambuh penyakit jantung memang susah diprediksi. Namun dibalik peristiwa tersebut, masyarakat yang menderita sakit akut, sebaiknya berpikir ulang kalau ingin menempuh perjalanan jauh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *