Flash News
No posts found

25 Unit Disalurkan, Proposal Menumpuk

Bantuan mesin penyedot air mulai dibagikan oleh Distanhut Kab. Rembang, hari Selasa.

Bantuan mesin penyedot air mulai dibagikan oleh Distanhut Kab. Rembang, hari Selasa.

Rembang – Untuk mengurangi dampak bencana kekeringan, Dinas Pertanian Dan Kehutanan Kab. Rembang, hari Selasa (28 Oktober 2014) menyalurkan bantuan 25 unit mesin diesel untuk pompa air, lengkap pula dengan selangnya. Bantuan tersebut berasal dari anggaran pemerintah pusat, namun kalau membeli di pasaran harga setiap unit sekira Rp 15 jutaan.

Kepala Dinas Pertanian Dan Kehutanan Kab. Rembang, Suratmin menjelaskan bantuan diperuntukkan bagi kelompok tani yang belum pernah mendapatkan bantuan serupa, sehingga bisa ada pemerataan. Ke 25 kelompok tani penerima bantuan, masing masing Kec. Rembang Kota 2 unit, Kec. Kaliori 3 unit, Kec. Lasem 2 unit, Sluke 2 unit, Kragan 3 unit, Sarang 8 unit, Sedan 1 unit, Sale 2 unit, Pancur 1 unit dan Kec. Bulu 1 unit.

Suratmin menekankan supaya kelompok tani mengoptimalkan bantuan mesin diesel penyedot air. Boleh boleh saja disewakan keluar kelompok atau ada iuran rutin sesama anggota kelompok tani, yang penting tersedia biaya perawatan, apabila sewaktu waktu terjadi kerusakan. Kebetulan kapasitas mesinnya lumayan besar, tentu bisa membantu mempercepat mengalirkan air ke lahan pertanian.

Seorang anggota kelompok tani Guyup Makmur desa Soditan Kec. Lasem, Bagiran menganggap bantuan mesin pompa penyedot air akan sangat bermanfaat, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu, menjelang akhir musim penghujan. Terkadang petani menampung air limbah rumah tangga, baru dialirkan ke sawah. Kalau menyedot air sungai Bagan Lasem, tidak memungkinkan, lantaran rasanya asin.

Sampai saat ini pengajuan bantuan mesin pompa air dari kelompok tani, tercatat masih ada puluhan proposal yang menumpuk di kantor Dinas Pertanian Dan kehutanan. Instansi itu biasanya mengecek satu per satu kelompok tani, guna memastikan bantuan tepat sasaran. Mereka dihimbau bersabar, karena kemungkinan tahun depan akan ada bantuan lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *