Flash News
No posts found

Meresahkan, Surat Diluncurkan

Petugas Dishubkominfo bersama kepolisian mengecek kelaikan bus, baru baru ini. Dishubkominfo menyurati dan mengumpulkan pengusaha angkutan, untuk menekan pelanggaran.

Petugas Dishubkominfo bersama kepolisian mengecek kelaikan bus, baru baru ini. Dishubkominfo menyurati dan mengumpulkan pengusaha angkutan, untuk menekan pelanggaran.

Rembang – Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika (Dishubkominfo) Kab. Rembang, mengirimkan surat kepada pengusaha otobus antar kota antar provinsi atau AKAP, seperti bus Indonesia, Jaya Utama, Restu dan Sinar Mandiri. Semuanya berkedudukan di Provinsi Jawa Timur.

Kepala Dishubkominfo Kab. Rembang, Suyono menuturkan isi surat tersebut supaya para pengusaha otobus menertibkan sopir bus, jangan ugal ugalan saat mengemudi, terutama ketika melintasi jalur Pantura Kab. Rembang. Jika masih membandel dan mengakibatkan kecelakaan fatal, pihaknya bisa saja merekomendasikan izin trayek mereka dikaji ulang.

Suyono menambahkan khusus hari Kamis (30/10), Dishubkominfo mengumpulkan 30 an pengusaha angkutan yang berada di tingkat lokal kabupaten Rembang.

Menurutnya, kepedulian pengusaha angkutan cukup penting, mengingatkan anak buah masing masing. Selain tertib di jalan raya, juga musti mematuhi aturan kelaikan kendaraan. Selama uji kir, pasti dicek semua, mulai dari kondisi ban, rem, hingga kelengkapan dokumen surat surat. Ia mempersilahkan kepada siapa saja untuk melapor, manakala menemukan pegawai Dishubkominfo mempersulit proses uji kir.

Tanggapan sejumlah pengusaha angkutan beragam. Sempat muncul keluh kesah turunnya jumlah penumpang, karena banyak angkutan tidak mengantongi izin trayek. Hal itu sering memicu sopir ngebut, demi mengejar setoran. Pengusaha angkutan meminta dinas bersama kepolisian menggiatkan operasi, sehingga kendaraan resmi leluasa mencari penumpang.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *