Flash News
No posts found

Tak Sebanding, Non PNS Dikerahkan

Sepeda motor operasional penyuluh KB.

Sepeda motor operasional penyuluh KB.

Rembang – Jumlah penyuluh Keluarga Berencana di Kab. Rembang masih kurang dan jauh dari angka ideal. Muncul wacana, pemerintah mengerahkan tenaga penyuluh non pegawai negeri sipil (PNS) dengan gaji melebihi pegawai negeri.

Priyadi, Kepala Bidang KB BPMKB Kab. Rembang menuturkan saat ini penyuluh program keluarga berencana di wilayahnya sebanyak 78 orang, dengan rincian 68 personel berstatus pegawai negeri, sedangkan 10 lainnya tenaga kontrak. Itupun terancam semakin berkurang, karena ada 2 – 5 orang yang akan pensiun tahun ini.

Idealnya setiap orang penyuluh KB bertugas menangani 1 – 2 desa, tetapi di Kab. Rembang, memiliki area kerja lebih luas, antara 4 – 5 desa. Kalau ingin meningkatkan keberhasilan program KB, setidaknya petugas penyuluh diatas 100 orang. Ia pribadi menyambut baik rencana perekrutan penyuluh KB non PNS. Mereka bekerja berdasarkan sistem kontrak. Hanya saja pihaknya belum mengetahui kuota yang diberikan kepada Kab. Rembang.

Untuk menyiasati minimnya tenaga penyuluh, BPMKB Kab. Rembang memberdayakan kader kader KB di pelosok pedesaan. Tugas utamanya ikut memberikan penyuluhan, supaya akseptor KB lebih mantap menentukan pilihan. Selama ini tiap bulan, mereka diberi insentif Rp 20 ribu. Tahun depan akan dinaikkan menjadi Rp 25 ribu. Memang keberadan kader mirip seperti relawan, karena sebelumnya memiliki kepedulian terhadap masalah KB.

Sementara itu Nurhadi, seorang warga desa Jeruk Kec. Pancur menganggap sebagian besar masyarakat sudah memahami manfaat KB, tanpa harus dikejar kejar pemerintah. Kepercayaan banyak anak banyak rezeki sudah lama ditinggalkan. Meski demikian, warga sesekali juga tetap menunggu kampanye KB yang inovatif. Kalau dulu menggunakan media layar tancap, tak ada salahnya sekarang penyuluh memberikan suguhan sosialisasi melalui tayangan video tentang arti penting KB. Petugas bisa masuk, ketika ada forum kegiatan ditingkat desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *