Flash News
No posts found

Ditutup Sementara, Retribusi Melayang

Pangkalan truk di desa Sendangasri Kec. Lasem kosong, Jumat siang.

Pangkalan truk di desa Sendangasri Kec. Lasem kosong, Jumat siang.

Lasem – Pangkalan truk milik Pemkab Rembang di pinggir jalur Pantura desa Sendangasri Kec. Lasem terpaksa ditutup selama dua minggu sejak tanggal 03 November lalu, menyusul adanya proyek pembetonan jalur Pantura Sendangasri.

Wananto “kenthut”, penjaga pangkalan truk Sendangasri menjelaskan pihaknya sebatas melaksanakan perintah atasan, menutup pangkalan. Selain karena akses jalan menuju tempat parkir terbatas, sehingga untuk belok kendaraan berat agak kesulitan, hal itu juga dikhawatirkan proyek betonisasi jalur Pantura cepat rusak, apabila truk masih bebas keluar masuk pangkalan.

Wananto “kenthut” menambahkan biasanya waktu paling ramai pada malam Minggu, pangkalan terisi sekira 200 truk. Jika setiap kendaraan membayar Rp 10 ribu per hari, maka penghasilan kotor dari retribusi mencapai Rp 2 juta. Namun untuk hari hari selain malam Minggu, rata rata hanya 50 truk masuk. Selama penutupan, sopir truk banyak yang mencari tempat pangkalan lain.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika Kab. Rembang, Suyono membenarkan pihaknya mendapatkan permintaan Dinas Bina Marga, kemudian ditindaklanjuti dengan menutup sementara pangkalan truk. Soal kerugian retribusi, tidak terlalu mempermasalahkan, karena juga sama sama untuk menunjang kepentingan proyek pemerintah.

Suyono menambahkan pantauan Jumat siang, arus lalu lintas di jalur Pantura Lasem mulai lancar, setelah sempat macet belasan kilo meter sejak Rabu malam hingga Kamis malam. Aktivitas pekerja proyek kebetulan dikurangi pada siang hari. Kalau malam, pembetonan dilanjutkan lagi. Tujuan peninggian dan pembetonan Pantura Sendangasri guna mencegah bencana banjir yang kerap merendam jalan nasional tersebut, tiap puncak musim penghujan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *