Flash News
No posts found

Blangko Habis, Dilayani Secara Reguler

Seorang pelajar melakukan perekaman sidik jari KTP elektronik, beberapa waktu lalu.

Seorang pelajar melakukan perekaman sidik jari KTP elektronik, beberapa waktu lalu.

Rembang – Blangko KTP elektronik di Kabupaten Rembang sudah cukup lama habis, namun diperkirakan masalah tersebut akan segera teratasi.

Kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kab. Rembang, Daenuri menjelaskan informasinya dalam waktu dekat ini, kira kira hari Selasa besok, blangko e KTP akan dikirim ke kabupaten. Meski demikian, warga sementara masih bisa dilayani dengan KTP reguler yang berakhir masa berlakunya bulan Desember 2014 mendatang.

Daenuri menambahkan antara KTP elektronik dan KTP reguler, tentu saja berbeda. KTP elektronik ditandatangani oleh warga yang bersangkutan dan merekam data kependudukan lebih akurat, seperti sidik jari maupun Nomor Induk Kependudukan (NIK). Namun KTP reguler ditandatangani kepala Disdukcapil setempat, memuat data identitas penduduk sebagaimana KTP lama.

Menurutnya warga Kab. Rembang yang mengantongi KTP elektronik sudah mencapai 94 %, sedangkan yang belum terlayani e KTP sekira 6 % atau pada kisaran 15 ribu orang. Memang pemerintahan Jokowi melalui Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo sempat melontarkan rencana penghentian program KTP elektronik, pihaknya sebatas menunggu mekanismenya seperti apa.

Supeno, seorang warga di kecamatan Kaliori menganggap e KTP merupakan peninggalan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, menghabiskan anggaran triliunan rupiah.

Menurutnya cukup bagus untuk mengintegrasikan dengan data data kependudukan. Supeno meminta harus tetap dilanjutkan, karena masih banyak masyarakat yang belum mempunyai KTP elektronik. Kalau dihentikan, justru akan semakin membingungkan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *