Flash News
No posts found

Defisit 95 Miliar, Siapkan Jurus

PLT Bupati Rembang, Abdul Hafidz.

PLT Bupati Rembang, Abdul Hafidz.

Rembang – Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kab. Rembang tahun 2015, diperkirakan mengalami defisit sebesar Rp 95 miliar lebih.
Hal itu berdasarkan perhitungan pengeluaran mencapai Rp 1,38 triliun, jauh lebih besar dibandingkan pendapatan yang hanya Rp 1,28 triliun.

Pelaksana Tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz membeberkan rincian tersebut, saat menyampaikan nota keuangan rancangan peraturan daerah tentang RAPBD 2015 di gedung DPRD Rembang, hari Senin (10 November 2014).

Abdul Hafidz memastikan defisit anggaran akan ditutup dengan pembiayaan daerah, sehingga kondisi keuangan menjadi seimbang.

Menurutnya, pendapatan daerah yang bersumber dari bantuan keuangan Provinsi belum dicantumkan dalam RAPBD 2015, karena sampai saat ini belum ada penetapan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Jika melihat rancangan APBD Rembang tahun depan, terdapat alokasi dana pendidikan Rp 556,5 miliar atau 40,18 % dari total belanja daerah.

Sedangkan untuk menindaklanjuti Undang Undang Desa, pemerintah pusat menggelontorkan transfer dana sebesar Rp 39 miliar lebih, ditambah anggaran daerah yang diploting dalam alokasi dana desa (ADD) Rp 75 miliar lebih. Pihaknya berharap nota keuangan tersebut segera dibahas, supaya kelak dapat disahkan tepat waktu dan bisa langsung bermanfaat untuk masyarakat.

Sementara itu Ketua DPRD Rembang, Majid Kamil menjelaskan setelah sidang paripurna pertama pada Senin siang, maka paripurna berikutnya akan digelar hari Rabu, tanggal 12 November 2014 dengan agenda pandangan umum fraksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *