Flash News
No posts found

“Sudah Hilang, Dipalak Pula…”

Sebuah truk mengangkut material melaju di jalan Sarang – Bulu Bancar Tuban, belum lama ini.

Sebuah truk mengangkut material melaju di jalan Sarang – Bulu Bancar Tuban, belum lama ini.

Sarang – Sejumlah pelaksana yang akan mengerjakan proyek fisik di Kec. Sarang mengeluh, karena banyak menghadapi hambatan. Mulai dari material hilang dicuri, sampai tidak bebas melintas mengedrop material.

Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Kab. Rembang, Suparman mengaku mendapatkan keluh kesah pelaksana proyek. Semisal sore hari menurunkan pasir, besoknya tinggal separuh. Kebetulan tahun anggaran 2015, dialokasikan dana Rp 4,5 miliar untuk menata tempat pelelangan ikan (TPI) Sarang. Ia berharap peristiwa semacam itu tidak terulang kembali. Begitu pula kalau sudah tertata dengan baik, mustinya masyarakat juga ikut menjaga. Jangan sampai TPI berubah fungsi menjadi kandang ternak kambing, seperti yang terjadi selama ini.

Wakil Ketua DPRD Rembang, Gunasih membenarkan pihaknya pernah mendengar ada warga di Kec. Sarang melarang armada truk pengangkut material melintas, karena dianggap mengganggu perkampungan. Mereka mewajibkan membayar Rp 10 ribu, sekali lewat. Tentu saja peristiwa semacam ini menyulitkan. Ia justru khawatir akan semakin banyak pelaksana memilih angkat tangan, ketika mendapatkan proyek di Kec. Sarang. Sangat disayangkan apabila akhirnya dana kembali ke kas daerah, gara gara situasi tidak kondusif. Maka Gunasih berharap masyarakat ikut mendukung, karena pemerintah telah berkomitmen menyerap keinginan warga.

Mendengar keluh kesah dari kalangan Pemkab dan DPRD, tokoh masyarakat Sarang, Sami’an berulang kali senyum senyum.
Ia menyarankan sebelum penataan TPI, disosialisasikan terlebih dahulu kepada pihak pihak terkait. Kalau nantinya masih ada hambatan, menurutnya para tokoh bersama aparat desa pasti siap membantu mengamankan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *