Flash News
No posts found

Jejak Telapak Raksasa Dicor, Punya Dua Alasan

Kades Tanjung, Ahmad Erfin Riyanto. (gambar atas) jejak telapak kaki yang dicor.

Kades Tanjung, Ahmad Erfin Riyanto. (gambar atas) jejak telapak kaki yang dicor.

Sulang – Warga desa Tanjung Kec. Sulang mengecor jejak telapak kaki berukuran raksasa di pinggir sungai desa setempat, karena khawatir akan hilang tersapu air hujan.

Kepala Desa Tanjung, Ahmad Erfin Riyanto menjelaskan upaya itu merupakan inisiatif dari warga. Selain untuk kenang kenangan, kalau diabadikan, pengunjung dari luar desa tidak merasa kecewa, jauh jauh datang ingin melihat langsung bekas telapak kaki aneh tersebut. Apalagi belakangan ini sering turun hujan, sehingga kalau tidak ditangani dulu, pasti akan mudah hilang. Minggu pagi (16 November 2014) dirinya menerima informasi warga, setelah cor dipastikan sudah kering, kemudian diangkat menuju balai desa. Menurutnya tidak masalah, asalkan jangan menimbulkan dampak negatif.

Ahmad Erfin Riyanto menambahkan beberapa hari terakhir, pengunjung yang datang ke desa Tanjung semakin ramai. Selain dari sekitar Sulang, banyak pula dari luar kecamatan. Tidak ada biaya sepeserpun, pengunjung dibebaskan melihat sepuasnya. Sampai sekarang belum bisa dipastikan pemilik jejak telapak kaki itu. Namun menurut versi orang pintar, bukan telapak manusia. Kemungkinan kemunculan fenomena gaib di bulan syuro, mereka sebatas mengingatkan bahwa ada dunia lain di luar kehidupan manusia.

Sebagaimana kami beritakan sebelumnya, belum lama ini warga desa Tanjung Kec. Sulang digegerkan oleh adanya jejak telapak kaki berukuran jumbo, yakni panjang 46 centi meter dan lebar 26 centi meter. Melihat bentuknya, diyakini bukan telapak kaki manusia atau hasil rekayasa. Peristiwa tersebut baru kali pertama terjadi di Kab. Rembang. Kabarpun langsung menyebar cepat dan menjadi topik utama pemberitaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *