Flash News
No posts found

Diwarnai Saling Dorong, Rembang Melaju Ke Semi Final

Suasana laga tim FWR melawan tuan rumah Tuban. (gambar atas) skuad FWR berpose sebelum laga menghadapi Lamongan.

Suasana laga tim FWR melawan tuan rumah Tuban. (gambar atas) skuad FWR berpose sebelum laga menghadapi Lamongan.

Tuban – Tim futsal jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan Rembang (FWR) lolos ke babak semi final, pada turnamen futsal antar wartawan yang berlangsung di Stadium Gajah Futsal Tuban, Jawa Timur, hari Sabtu (16 November 2014).

Sebelumnya tim Rembang berada di group A, layak disebut group neraka, karena dihuni tim tim kuat, seperti Surabaya, tuan rumah Tuban, Rembang dan Lamongan. Pada pertandingan pertama, Tim futsal Wartawan Rembang mengalahkan Tuban, dengan skor 4 – 0, kemudian kalah 4 – 2 dari tim Surabaya dan pada partai hidup mati melawan Lamongan Jawa Timur, tim Rembang akhirnya mampu meraih kemenangan 3 – 2.

Laga melawan Lamongan berjalan sengit. Beberapa kali kiper Lamongan, Luthfi berupaya memprovokasi, dengan tindakan yang kurang sportif. Luthfi sempat meludahi pemain cadangan Rembang yang berada di luar lapangan. Setelah mendapatkan kartu kuning, Ia ditarik keluar oleh official Lamongan. Meskipun sudah keluar lapangan, Luthfi kembali membuat gara gara. Pria bertubuh gemuk ini mendatangi pemain cadangan Rembang, sambil terus berteriak teriak, sehingga terjadi insiden saling dorong. Sejumlah pemain Lamongan langsung menarik Luthfi. Mereka meminta maaf kepada tim Rembang, karena Luthfi selama ini memang dikenal memiliki perilaku aneh. Bahkan saat turnamen futsal di Blora tahun lalu, Luthfi pula yang menjadi biang kerok pertandingan kisruh.

Muhtarom, bek tim futsal wartawan Rembang menuturkan meski diwarnai ketegangan, namun pihaknya lega mampu mengalahkan Lamongan. Menurutnya permainan anak anak Rembang semakin meningkat dan tidak terpancing emosi. Kuncinya berada di lini tengah. Kalau pemain bisa menguasai lini tengah, maka tugas barisan pertahanan menjadi lebih ringan dan peluang mencetak gol akan terbuka.

Sesuai rencana, babak semi final digelar Sabtu mendatang, 22 November 2014. Rembang akan menghadapi wartawan Blora, yang menjadi juara group B. Sedangkan pertandingan semi final lain, akan bertemu tim Surabaya dan Gresik.

Manajer tim FWR, Hasan Yahya menjelaskan selama beberapa hari pemain diliburkan dari program latihan, namun musti tetap menjaga stamina ditengah tengah rutinitas liputan mencari berita.

Pewarta media online ini menambahkan siap meramu strategi khusus untuk meredam agresifitas tim Blora. Yang penting tampil sebaik mungkin dalam turnamen tersebut. Soal nominal hadiah, juara I Rp 5 juta, juara II Rp 3 juta dan III Rp 2 juta dianggap sebagai perangsang para pemain, untuk bermain lepas tanpa beban. Hasan Yahya juga mengucapkan terima kasih atas perhatian sejumlah pihak yang ikut menyokong pendanaan tim, sehingga FWR bisa mengikuti turnamen bergengsi itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *