Flash News
No posts found

Diintai Dua Hari, Pemuda Bertato Diciduk

Kasat Reserse Narkoba Polres Rembang, AKP Bambang Sugito menunjukkan foto barang bukti sabu sabu.

Kasat Reserse Narkoba Polres Rembang, AKP Bambang Sugito menunjukkan foto barang bukti sabu sabu.

Rembang – Setelah diintai selama dua hari, seorang tersangka pelaku yang diduga pengedar sabu sabu ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Rembang, Minggu malam di pinggir jalur Pantura, depan penggilingan batu desa Sumbersari Kec. Kragan.

Tersangka berinisial RJ (37 tahun), warga desa Tergambang Kec. Bancar Tuban Jawa Timur. Awalnya ada warga sekitar mencurigai RJ, hampir setiap malam mangkal di tempat sepi itu. Polisi yang menerima informasi, kemudian memantau dari kejauhan. Diduga RJ tengah menunggu calon pembeli. Tak mau meluangkan waktu, polisi segera menggrebek tersangka. Dari tangannya diamankan tiga paket sabu sabu, dimasukkan ke dalam plastik dan ditaruh pada bungkus rokok.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Rembang, AKP Bambang Sugito menuturkan tersangka saat ditangkap, kondisinya masih sakau alias teler. Ditanyapun, jawabannya ngelantur kesana kemari.

Hari Senin (17 November 2014) tersangka kembali dikeler keluar, untuk mengembangkan kasus. Fokusnya yakni menelusuri asal usul barang, keterlibatan pelaku lain dan kemungkinan masih ada tambahan barang bukti. Meski demikian dari kasus ini, setidaknya bisa mengungkap ada hubungan antara jaringan pengedar sabu sabu di Tuban dengan pangsa pasar pembeli di wilayah Kab. Rembang.

AKP Bambang Sugito menambahkan khusus untuk tiga paket sabu sabu, sudah dibawa ke laboratorium forensik di Semarang, sehingga bisa diketahui bobot dan kelas sabu sabu. Hal itu penting, untuk bahan penyidik menjerat tersangka, sesuai Undang Undang Psikotropika.

Hasil pemeriksaan sementara, RJ yang badannya penuh tato ini tidak terkait dengan pelaku pengedar lain yang lebih dulu tertangkap. Ia berharap masyarakat memperhatikan perkembangan putra putrinya, menyusul peredaran Narkoba kian meluas. Dari tanda tanda fisik terlihat wajah mulai tampak sayu, ketahanan tubuh menurun dan sering tidak fokus. Sebelum terlambat, tentu lebih baik kalau cepat dideteksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *