Flash News
No posts found

Disiapkan Dua Skenario

PLT Bupati Rembang, Abdul Hafidz, menghadiri sebuah kegiatan bersama Ketua DPRD, Majid Kamil. Jabatannya akan berakhir bulan Juli mendatang.

PLT Bupati Rembang, Abdul Hafidz, menghadiri sebuah kegiatan bersama Ketua DPRD, Majid Kamil. Jabatannya akan berakhir bulan Juli mendatang.

Rembang – Pemerintah kabupaten bersama DPRD Rembang menyiapkan dua skenario anggaran, untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Rembang pada tahun 2015.

Yang pertama, apabila pemilihan kepala daerah (Pilkada) tetap secara langsung. Dalam APBD induk tahun 2015, untuk Komisi Pemilihan Umum Kab. Rembang dialokasikan Rp 10 miliar dan Panwas Pemilu Rp 2 miliar.

Tapi jika Pilkada melalui pemilihan anggota DPRD, anggaran diploting untuk Sekretariat Dewan sebesar Rp 1 miliar.

Wakil Ketua DPRD Rembang, Gunasih menuturkan pihaknya sejak awal harus mengantisipasi, supaya tidak kelabakan. Memang jika untuk bahan perbandingan, pemilihan bupati dan wakil bupati melalui anggota dewan, jauh lebih hemat. Itupun uang Rp 1 miliar, paling banyak untuk biaya keamanan. Manakala kelak DPR memutuskan Pilkada langsung, Gunasih berharap penyelenggara juga benar benar melakukan efisiensi.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kab. Rembang, Minanus Suud mengatakan anggaran daerah tahun ini sebenarnya telah menyiapkan dana Rp 2 miliar, untuk persiapan tahapan Pilkada langsung. Namun tidak ada sepeserpun uang yang dipakai, karena terjadi tarik ulur.

Minanus menambahkan seandainya pembahasan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang atau PERPPU di DPR akhirnya mengamanatkan Pilkada langsung, akan ditindaklanjuti dengan Peraturan KPU Pusat. Hal itu baru menjadi payung hukum KPU daerah dalam menyusun ulang tahapan, sekaligus memperinci kebutuhan anggaran.

Ia menganggap dana Rp 10 miliar masih kurang, karena perencanaan sebelumnya menghabiskan Rp 18 miliar. Kalau belum cukup, pada pembahasan APBD Perubahan 2015 akan diajukan lagi.

Peta politik seperti sekarang, oleh sebagian kalangan dinilai merugikan masyarakat dan calon bupati – wakil bupati dari jalur independen.

Sabar, seorang warga desa Pamotan Kec. Pamotan mengatakan PLT Bupati Rembang Abdul Hafidz selesai masa jabatannya tanggal 20 Juli 2015. Sampai tanggal itu, dipastikan Kab. Rembang belum mempunyai pimpinan definitif. Kemudian khusus calon independen, yang mustinya sekarang sudah bisa mulai persiapan menggalang dukungan, menjadi bingung serba tidak pasti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *