Flash News
No posts found

Terungkap Pendapatan Pelabuhan, Menyeruak Pembubaran RBSJ

Pelabuhan Tanjung Bonang desa Sendangmulyo Kec. Sluke.

Pelabuhan Tanjung Bonang desa Sendangmulyo Kec. Sluke.

Sluke – Komisi Bidang Ekonomi DPRD Rembang telah bertemu dengan jajaran direksi PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya (RBSJ) dan anak perusahaannya PT Pelabuhan Rembang Kencana (PRK).

Ada dua pertanyaan besar yang sempat mengganjal, yakni kenapa PT RBSJ tahun ini belum menyetorkan deviden atau semacam keuntungan usaha kepada kas daerah. Pertanyaan kedua, kemana larinya uang penghasilan selama operasional Pelabuhan Tanjung Bonang di desa Sendangmulyo Kec. Sluke. Pertanyaan itu langsung ditanggapi oleh Prilestiyo, warga Magersari Rembang yang sempat merangkap memimpin PT RBSJ maupun PT PRK.

Anggota Komisi B Bidang Ekonomi DPRD Rembang Joko Suprihadi menjelaskan untuk deviden PT RBSJ belum bisa disetorkan, karena harus menunggu rapat umum pemegang saham (RUPS). Namun RUPS molor, gara gara belum ada audit keuangan di perusahaan yang merupakan badan usaha milik daerah (BUMD) tersebut. Auditor berdalih menanti kasus hukum yang membelit PT RBSJ selesai dulu. Joko menganggap sudah ada keputusan hukum di tingkat Pengadilan Tipikor, maka audit sudah bisa dijalankan, kelak menjadi dasar untuk rapat umum pemegang saham. Menurut Joko, lebih cepat lebih baik.

Kemudian terkait pengelolaan Pelabuhan Tanjung Bonang. Sejumlah anggota DPRD memberondong pertanyaan, berapa besar pendapatan dari aktivitas bongkar muat bahan bahan tambang yang diangkut kapal tongkang, kemudian digunakan untuk apa.
Joko Supriyadi mengutip keterangan Prilestiyo, bahwa pendapatan di Pelabuhan selama ini sekira Rp 22 miliar. Dana sebesar itu dikembalikan lagi kepada investor swasta yang telah melakukan pengurukan atau reklamasi pelabuhan. Kedepan DPRD musti menelusuri lagi kebenarannya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Rembang, Gunasih menanggapi adanya kabar yang berkembang di tengah masyarakat, supaya PT RBSJ dibubarkan saja. Ia pribadi sependapat, asalkan diaudit dulu dan dituntaskan tanggung jawabnya kepada daerah. Dari sisi ilmu dagang, ibarat merek, nama PT RBSJ kini kurang laku. Seandainya PT RBSJ dibekukan dan diganti dengan BUMD baru, akan lebih baik.

Gunasih menambahkan setelah direksi PT RBSJ dan PT PRK dipanggil Komisi B, belum ada laporan terperinci dari Komisi kepada pimpinan dewan.
Meski demikian politisi Partai Demokrat asal desa Sendangmulyo Kec. Sluke ini terus mendorong agar semua masalah bisa selesai sesuai prosedur.

2 Komentar

  1. tawon

    jangan-jangan yang komentar juga terlibat..

  2. sukri

    semua orang tahu siapa mereka, DPRD Rembang sedang bermain-main dengan fungsi pengawasan. mereka semua terlibat atas ketidak beresan kebijakan salim yang terbukti korupsi dan memperkaya usaha pribadi. gunasih si koruptor kakap semua proyek yang ditanganinya, joko terlibat kasus solar dan korupsi dana PSIR dan beberapa proyek dana aspirasi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *