Flash News
No posts found

Tak Dapat KIP – KIS, Rembang Terima Program Lain

Kepala Kantor Pos Rembang, Adhi Kuspramono ditengah tengah rutinitas melayani masyarakat, hari Kamis. Sampai saat ini dana program kompensasi BBM belum cair.

Kepala Kantor Pos Rembang, Adhi Kuspramono ditengah tengah rutinitas melayani masyarakat, hari Kamis. Sampai saat ini dana program kompensasi BBM belum cair.

Rembang – Keluarga tidak mampu di Kab. Rembang resah, karena sampai dengan hari Kamis (20 November 2014) belum mendapatkan kabar pencairan dana kompensasi, setelah pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Padahal di sejumlah daerah, dana tersebut telah dibagikan.

Johan Maranda, salah satu warga desa Kabongan Lor Rembang mengaku sempat mendengar Kartu Perlindungan Sosial berwarna kuning keemasan yang dulu untuk mengambil dana bantuan langsung sosial masyarakat (BLSM), akan digunakan lagi dalam pengambilan dana kompensasi. Padahal kartu tersebut sudah lama hilang. Terkait kapan bisa ke Kantor Pos, Johan menimpali sama sekali belum tahu. Ia berharap segera dicairkan, karena semenjak harga BBM naik, harga kebutuhan pokok juga ikut melambung.

Sekretaris Desa Kabongan Lor, Mohammad Syamsu Komarudin membenarkan Kartu Perlindungan Sosial (KPS) banyak yang hilang, karena masyarakat menganggap tidak berfungsi lagi. Maka pihaknya mendorong pemerintah menyiapkan solusi pengganti. Selama bantuan tepat sasaran, menurut Komar tak masalah.

Kepala Kantor Pos Cabang Rembang, Adhi Kuspramono menjelaskan pemerintah menggunakan data tahun 2013, menyasar 15,5 juta penerima di Indonesia. Keluarga tidak mampu di Kab. Rembang akan masuk dalam program simpanan keluarga sejahtera (PSKS). Setiap rumah tangga sasaran berhak menerima dana Rp 400 ribu untuk dua bulan. Karena bersifat simpanan, maka ketika warga datang, akan ditawari uang tersebut diambil semua atau tidak. Hanya saja sampai hari Kamis, Kantor Pos Rembang masih menunggu petunjuk tekhnis dari Kantor Pos Pati, terkait jadwal penyaluran.

Sedangkan Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Keluarga Sejahtera, Kantor Pos Rembang juga belum menerima informasi. Sementara Rembang baru kebagian program simpanan keluarga sejahtera.

Adi menambahkan warga memang diharuskan membawa KPS. Tapi jika sudah hilang, Kantor Pos menyarankan penerima menunjukkan KTP atau Kartu Keluarga, yang penting datanya sesuai.

Adhi Kuspramono menambahkan Kamis siang pihaknya berupaya bertemu dengan Pelaksana Tugas Asisten II Setda Rembang, Abdullah Zawawi. Kali pertama ingin koordinasi dulu, sehingga ketika jadwal pembagian uang sudah turun, Pemkab Rembang siap meneruskan informasi ke desa desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *