Flash News
No posts found

Tak Tahu Untung Usai Ditolong, Berakhir Babak Belur

Mobil Polsek Pancur berada di depan Balai Desa Sumberagung, dekat lokasi penangkapan tersangka.

Mobil Polsek Pancur berada di depan Balai Desa Sumberagung, dekat lokasi penangkapan tersangka.

Pancur – Seorang tersangka pelaku penggelapan sepeda motor babak belur dikeroyok massa di desa Sumberagung Kec. Pancur, Rabu malam sekira pukul 21.00 WIB.

Tersangka yakni Agus Imam Hadi Ridwan (34) mengaku berasal dari Cilacap. Awalnya pada tanggal 11 November 2014 lalu, ia datang ke rumah Suwarno di Kelurahan Tanjungsari, barat jembatan Karanggeneng Rembang, berdalih akan mencari rumah kontrakan. Karena merasa kasihan, Suwarno mempersilahkan Agus tinggal di rumahnya untuk sementara. Bukannya berterima kasih, justru beberapa hari kemudian tersangka membawa kabur sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi K 5463 CM milik Suwarno. Ada dugaan sepeda motor digadaikan kepada pihak lain.

Setelah peristiwa tersebut, korban berupaya menghubungi Karyono, warga Batangan Pati, salah satu rekan tersangka yang juga sempat datang ke Tanjungsari. Karyono kemudian mengontak tersangka melalui HP dan ternyata pada Rabu malam diketahui melintasi desa Sumberagung Kec. Pancur. Sontak saja Suwarno langsung bergegas menuju desa Sumberagung. Ketika bertemu tersangka, semula ingin bertanya baik baik dimana keberadaan motornya. Namun karena Agus bermaksud melarikan diri, ia berteriak “maling”, sehingga menyedot perhatian masyarakat sekitar.

Kepala Desa Sumberagung Kec. Pancur, Sukardi menjelaskan kebetulan banyak para pemuda tengah asyik main biliard. Begitu mendengar teriakan tersebut, mereka buyar ikut mengejar tersangka. Bahkan warga sejumlah desa lain, juga ikut mengepung. Akhirnya tersangka bisa dibekuk. Massa berulang kali memukuli tersangka, sampai menderita luka cukup parah. Aksi massa baru berhenti, setelah pemilik sepeda motor, Suwarno meminta jangan bertindak anarkis. Kalau sampai tewas, tentu ia kesulitan tak bisa menelusuri kendaraannya yang dibawa kabur tersangka. Begitu situasi mereda, pihak desa menghubungi aparat Polsek Pancur.

Kapolsek Pancur, AKP Suwardi menuturkan anggotanya dikerahkan menuju desa Sumberagung, untuk menjemput tersangka.
Pihaknya tidak terlalu kesulitan mengevakuasi. Tersangka digelandang ke Polsek Pancur. Setelah itu dibawa ke Polres Rembang untuk proses hukum lebih lanjut, karena lokasi kejadian, ikut wilayah Rembang.

Sampai Kamis siang (20 November 2014), penyidik Reskrim Polres Rembang masih menginterogasi tersangka. Dugaan motor Yamaha Mio telah digadaikan, terus ditelusuri.