Flash News
No posts found

Fenomena Drop Out Mengkhawatirkan, Ini Sebabnya

Lulusan SMK di Rembang mencoba melamar pekerjaan saat kegiatan job fair, beberapa waktu lalu.

Lulusan SMK di Rembang mencoba melamar pekerjaan saat kegiatan job fair, beberapa waktu lalu.

Rembang – Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kab. Rembang diminta jangan sampai menolak siswa, hanya karena tidak punya biaya.

Pelaksana Tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz menjelaskan pihaknya sudah mewanti wanti sekolah. Siswa keluarga tidak mampu tetap harus diterima. Baru kalau nantinya menempuh pendidikan, antara siswa dari keluarga mampu dengan keluarga miskin, akan dibedakan. Yang ditarik pungutan, hanya siswa mampu saja, sedangkan siswa miskin akan dicukupi oleh pemerintah.

Abdul Hafidz menambahkan kebetulan daerahnya telah mendeklarasikan diri sebagai kabupaten vokasi. Artinya lulusan sekolah usia produktif antara 18 – 24 tahun, sebisa mungkin tidak menjadi pengangguran. Salah satu solusinya memperbanyak jumlah sekolah menengah kejuruan (SMK), agar anak didik mempunyai ketrampilan. Begitu tidak bisa melanjutkan kuliah, mereka tetap siap bersaing di dunia kerja. Pemkab Rembang sudah menjalin kerja sama dengan Plan Indonesia, menindaklanjuti program vokasi dengan cara merekrut calon tenaga kerja. Tahun ini dari target 1.600 orang, baru terpenuhi 700 an orang.

Sementara itu Prasetyo, warga di Kec. Sumber menganggap antara keinginan Pemkab Rembang dengan sekolah sering tidak sejalan, sehingga besaran penarikan pungutan siswa dipukul rata. Menurutnya pemerintah juga mempunyai PR berat mengatasi masalah anak putus sekolah bahkan drop out di tengah jalan, karena lebih tertarik langsung bekerja dibandingkan meneruskan sekolah. Salah satunya belakangan marak anak bosan sekolah, demi mencari penghasilan sebagai nelayan ABK kapal besar. Keberhasilan tetangga dekat menjadi faktor pemicu. Maka pihak terkait perlu turun menjelaskan pentingnya pendidikan formal untuk masa depan, agar fenomena drop out tidak semakin meluas.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *