Flash News
No posts found

Pemerintah Hadapi Gejolak Cemburu

Akhsanudin, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Rembang.

Akhsanudin, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Rembang.

Rembang – Terbitnya Undang Undang No 06 tahun 2014 tentang Desa dikhawatirkan rawan memancing kecemburuan warga kelurahan di Kota Rembang. Pasalnya desa akan mendapatkan dana minimal Rp 1 miliar per tahun. Sementara kelurahan hanya memperoleh dana operasional sekira Rp 75 juta pada tahun 2015 mendatang.

Paidi, salah satu tokoh masyarakat di Kelurahan Sidowayah – Rembang menganggap wajar, apabila masyarakat kelurahan ingin lebih maju. Jika kelak semakin tertinggal dengan desa, gara gara ketimpangan anggaran, bisa saja muncul gejolak dan ujung ujungnya meminta supaya status kelurahan diubah menjadi desa lagi. Selama ini meski menyandang kelurahan, roda pembangunan tidak terlalu mencolok dan kondisi keuangan terbatas. Maka pemerintah perlu memikirkan masalah tersebut, menyeimbangkan keuangan desa maupun kelurahan. Yang penting asas keadilan dapat terwujud.

Lurah Sidowayah, Sutono berpendapat kalau muncul desakan kelurahan diubah menjadi desa, justru merupakan suatu kemunduran. Dulu berdasarkan riwayat sejarah, desa dinaikkan statusnya sebagai kelurahan, lantaran dinilai lebih maju.

Menurutnya, sistem anggaran antara desa dan kelurahan harus dibedakan. Desa mengandalkan alokasi dana desa (ADD), sedangkan kelurahan idealnya diperbolehkan menyusun rencana kegiatan anggaran sendiri.

Tahun ini kebetulan mencapai Rp 52 juta, namun tahun depan dinaikkan Rp 75 juta. Dana tersebut cukup untuk memenuhi honor RT, RW, LPMD dan menunjang perbaikan infrastruktur umum. Belum lagi ketika ada tambahan bantuan dari tingkat pusat. Sutono memilih kelurahan tetap bertahan.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Rembang, Akhsanudin mengakui fenomena keresahan warga ditingkat kelurahan. Di dalam Undang Undang Desa, memang tercantum aturan kelurahan menjadi desa, atau sebaliknya desa ditetapkan kelurahan. Semua serba mungkin, namun harus melewati banyak tahapan, tak mudah seperti membalikkan telapak tangan. Ia menyarankan masyarakat kelurahan menunggu bagaimana perkembangan kedepan.

Di Kab. Rembang, jumlah desa terdiri dari 287, sedangkan kelurahan ada 7 desa, tersebar di Kec. Rembang Kota. Meliputi Kelurahan Kutoharjo, Sidowayah, Tanjungsari, Pacar, Gegunung Kulon, Leteh dan Kelurahan Magersari.