Flash News
No posts found

Membuat Rempeyek, Rumah Hangus

Rumah pembuat rempeyek di desa Pranti Kec. Sulang terbakar.

Rumah pembuat rempeyek di desa Pranti Kec. Sulang terbakar.

Sulang – Sebuah rumah joglo di desa Pranti Kec. Sulang, Senin (24 November 2014) sekira pukul 01.30 WIB ludes terbakar.

Rumah tersebut milik pasangan suami isteri, Kirjono – Siti Mursidah. Semula Siti Mursidah tengah sibuk menggoreng rempeyek. Disela sela aktivitasnya, ia mencuci piring. Karena kelupaan, api merambat ke atas wajan, karena terkena minyak goreng dari wajan yang bocor. Diduga panik, Kirjono berusaha memadamkan api dengan menggunakan tanah. Justru tanah mengenai minyak goreng, sehingga api langsung membesar.

Siti Mursidah mengatakan si jago merah merambat cepat, meruntuhkan rumah joglo bagian depan. Namun, dinding rumah yang terbuat dari tembok masih utuh. Dirinya bersyukur tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Wanita berusia 28 tahun ini menambahkan setiap malam memang biasa menggoreng rempeyek, kemudian menjelang pukul lima pagi, baru berangkat ke pasar Rembang, untuk menjual barang dagangan.

Kebakaran yang terjadi pada dini hari itu, sontak saja mengagetkan masyarakat sekitar. Sebagian besar warga awalnya masih terlelap tidur, namun begitu mendengar ada kebakaran, segera bangun untuk membantu memadamkan api.

Sutopo, salah satu warga desa Pranti Kec. Sulang mengatakan pemadaman dengan menggunakan air dari bak kamar mandi, tidak kuasa mengendalikan api. Setelah regu pemadam kebakaran Pemkab Rembang tiba di lokasi, sekira 1,5 jam kemudian api baru bisa dipadamkan dan tidak sampai merembet ke bangunan rumah lain.

Sementara itu, Kepala Desa Pranti, Dahlan menjelaskan pasca kejadian pihaknya membuat laporan kepada Pelaksana Tugas Bupati Rembang.
Kerugian warganya ditaksir mencapai Rp 75 juta. Diharapkan pemerintah ikut membantu meringankan beban korban kebakaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *