Flash News
No posts found

Saksi Kunci Mangkir, Panggilan Kedua Siap Dilayangkan

Penyidik Reskrim Polres Rembang berada di sela sela dua truk tangki pengangkut solar ilegal. Kasus tersebut saat ini masih berlanjut.

Penyidik Reskrim Polres Rembang berada di sela sela dua truk tangki pengangkut solar ilegal. Kasus tersebut saat ini masih berlanjut.

Rembang – Kepala Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Kantor Pelabuhan Tanjung Bonang Sluke yang juga Kepala Syahbandar Rembang, Dodi Priambodo tidak datang memenuhi panggilan Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Rembang.

Dodi seharusnya pada hari Selasa (25 November 2014) dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus penyelundupan solar ilegal sebanyak 16 ton, yang terbongkar belum lama ini. Ia diduga kuat mengetahui transaksi jual beli tersebut, apalagi di pelabuhan juga ada semacam tempat penimbunan solar, sebelum digunakan oleh kapal tag boat penarik tongkang.

Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Rembang, Iptu Eko Adi Pramono menjelaskan Dodi Priambodo hanya mengirimkan surat, berisi alasan tidak bisa datang, karena masih sibuk bekerja dan berjanji siap ke Mapolres Minggu depan. Sementara pihaknya menghargai alasan itu. Namun kalau meleset, penyidik menyiapkan surat pemanggilan kedua.

Iptu Eko Adi Pramono menimpali pihaknya akan terus mengembangkan kasus penyelundupan solar. Soal ada tambahan tersangka atau tidak, tinggal menunggu hasil penyidikan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dalam kasus penyelundupan solar tersebut, Polres Rembang telah menetapkan 4 orang tersangka. Masing masing Suparno (30 tahun), warga Kelurahan Magersari – Rembang selaku pembeli, Wahyu Hidayat (37 tahun) warga Tembalang Semarang sebagai penjual, serta dua sopir truk tangki, Sugiyono (35 tahun) dan Sriyanto (39 tahun), warga Gayamsari – Semarang. Mereka terancam hukuman antara 4 – 6 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *