Flash News
No posts found

Curah Hujan Mendadak Meningkat, Begini Saran Distanhut

Petani di perbatasan desa Sidomulyo dengan Banggi Pethak Kec. Kaliori menanam padi, meski saat ini diramalkan sudah masuk kemarau.

Petani di perbatasan desa Sidomulyo dengan Banggi Pethak Kec. Kaliori menanam padi, meski saat ini diramalkan sudah masuk kemarau.

Rembang – Tingginya curah hujan belakangan ini membuat petani sejumlah desa di kecamatan Sumber dan Kec. Kaliori nekat menanam padi, meski masa sekarang diramalkan sudah memasuki musim kemarau.

Di desa Kedungasem, Bogorejo dan Sumber Kec. Sumber, kemudian desa Wiroto, Mojorembun, Sidomulyo dan Sambiyan di Kec. Kaliori, petani banyak yang menebar benih padi. Tapi ada pula yang sudah melakukan penanaman.

Kiswanto, Sekretaris Desa Sidomulyo Kec. Kaliori, Kamis siang (21 Juli 2016) menjelaskan hampir 30 % petani di desanya menanam padi lagi. Hal itu mereka tempuh, setelah melihat sawah dalam keadaan penuh air. Agak disayangkan, kalau dibiarkan tidak tergarap alias bera. Apalagi ada ramalan kemarau basah, sehingga petani berani bercocok tanam padi. Bahkan demi mengejar target waktu, beberapa petani rela mendatangkan benih padi dari luar kabupaten Rembang.

Kiswanto membeberkan tidak menentunya cuaca mengakibatkan musim tanam pertama dan kedua lalu gagal panen akibat kekeringan. Petani hanya berdo’a curah hujan kedepan akan stabil seperti saat ini, agar bisa panen, sekaligus untuk mengganti kerugian pada masa tanam sebelumnya.

Berbeda dengan petani di desa Jatihadi Kec. Sumber, Markum. Ia tidak berani menanam padi, karena khawatir merebaknya serangan hama. Dengan kondisi musim tanam padi tidak serentak, cenderung memicu hama wereng, burung emprit dan hasilnya tidak akan maksimal. Daripada keluar banyak ongkos, sebagian petani di desanya memilih mengolah lahan untuk ditanami cabai. Memang sekarang banyak sawah masih terendam air, tapi hanya satu dua petani yang tertarik menanam padi.

Kepala Seksi Produksi Tanaman Pangan Dan Hortikultura Distanhut Kab. Rembang, Sukaryo menanggapi petani berhak menentukan jenis tanaman. Namun akan lebih baik jika menanam padi, dengan memilih varietas yang masa panennya agak pendek, mencapai 100 hari, guna mengurangi kerawanan gagal panen. Soal ancaman serangan hama wereng dan penggerek batang, ia memastikan Distanhut siap menyalurkan pestisida gratis.

Sukaryo mengakui dampak anomali cuaca, membuat target luas tanaman padi yang dibebankan oleh pemerintah pusat kepada Kab. Rembang meleset. Dari target 44 ribu hektar, baru terealisasi 34 ribu hektar. Itupun hasil panenan anjlok, tak sesuai harapan petani. Bahkan sejumlah kalangan menganggap tahun ini menjadi tahun terburuk untuk sektor pertanian, terutama tanaman pangan. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *