Flash News
No posts found

Pelaku Kian Terang – Terangan, Warga Diminta Gunakan Nomor Hotline

Polisi ketika akan menangkap SH, warga desa Dresi Kulon Kec. Kaliori. (gambar atas) Kapolres Rembang, AKBP Sugiarto menunjukkan nomor hotline bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi, Senin siang.

Polisi ketika akan menangkap SH, warga desa Dresi Kulon Kec. Kaliori. (gambar atas) Kapolres Rembang, AKBP Sugiarto menunjukkan nomor hotline bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi, Senin siang.

Rembang – Sejumlah warga di pelosok pedesaan diduga semakin berani menjual kupon judi Togel.

Salah satu peristiwa yang sempat membuat miris adalah kejadian penangkapan tersangka SH, penjual kupon Togel di desa Dresi Kulon Kec. Kaliori, belum lama ini. Waktu itu, ada giat patroli anggota Sabhara Polres Rembang, kebetulan singgah ke sebuah warung di dekat makam desa Dresi Kulon.

Namun dengan santainya tersangka tetap merekap kupon Togel. Ketika ditanya polisi, kenapa tidak merasa takut atau bahkan melarikan diri, pria tersebut hanya menjawab diberitahu “bos” nya, jangan khawatir ditangkap, meski ketahuan aparat polisi. Mendengar celotehan itu, sejumlah anggota Sabhara tak peduli. Mereka langsung mengamankan tersangka ke Mapolres Rembang, untuk proses hukum lebih lanjut. Turut disita barang bukti uang tunai Rp 651.500, rekapan, HP dan bolpoin.

Kapolres Rembang, AKBP Sugiarto, Senin siang (01 Agustus 2016) ketika dikonfirmasi menegaskan pihaknya tak akan membiarkan praktek perjudian merajalela. Apapaun bentuknya, harus ditindak. Polres tidak memberikan toleransi terhadap praktek perjudian. Hanya saja memang kemampuan polisi terbatas. Perlu dukungan informasi dari warga, termasuk untuk membongkar jaringan yang lebih besar. Selain itu, ia berharap ketika divonis Majelis Hakim di Pengadilan Negeri, terdakwa kasus perjudian menerima hukuman maksimal, supaya memberikan efek jera. Sesuai KUHP, pelaku perjudian terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Lalu kenapa ada pelaku yang cenderung terang – terangan menjual kupon judi Togel, apakah memungkinkan dibackingi oknum aparat polisi ?

AKBP Sugiarto menyatakan dalam setiap apel, berulang kali menyampaikan kepada anggotanya jangan sekali – kali melindungi jaringan judi. Kalau terbukti ikut terlibat, sanksi siap dijatuhkan. Menurutnya, ada beberapa sanksi berjenjang, tergantung kadar kesalahan.

Kalau mengetahui praktek judi maupun tindak kejahatan lainnya, kemudian dugaan keterlibatan oknum anggota polisi ikut “bermain”, Kapolres asli Banyuwangi – Jawa Timur ini mempersilahkan kepada masyarakat segera memberitahu ke nomor hotline Polres Rembang, 081 128 89 001. Informasi pasti ditindaklanjuti, sedangkan nomor pelapor akan dilindungi kerahasiaannya. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *