Flash News
No posts found

Kebakaran Timbulkan Kerugian Rp 100 Juta, Begini Penyebabnya

Kebakaran melanda rumah Darsono, warga desa Sumbergirang Kec. Lasem, Senin malam.

Kebakaran melanda rumah Darsono, warga desa Sumbergirang Kec. Lasem, Senin malam.

Lasem – Gara – gara lilin meleleh, sebuah rumah di desa Sumbergirang Kec. Lasem, Senin malam (01/08) sekira pukul 20.00 WIB ludes terbakar.

Rumah tersebut milik Darsono, warga desa Sumbergirang, posisinya berada di sebelah selatan Alun – Alun Lasem atau bekas pasar lama.

Menurut informasi dari sejumlah saksi, waktu itu arus listrik yang mengalir ke rumah Darsono padam akibat mengalami gangguan. Pemilik rumah kemudian menyalakan lilin di atas meja, namun tidak diberi dasaran. Kemungkinan lilin meleleh, membakar meja berbahan triplek. Saat kejadian, Darsono kebetulan menumpang nonton TV di rumah tetangga.

Si jago merah yang membesar diketahui oleh warga yang melintas di dekat TKP. Suara teriakan meminta tolong bersahut – sahutan, membuat masyarakat langsung bergegas ke lokasi kebakaran.

Zaenudin, salah satu perangkat desa Sumbergirang Kec. Lasem menjelaskan rumah yang terbakar berada di kawasan permukiman padat penduduk. Warga lebih dulu memadamkan api serta berusaha melokalisir, agar api tidak merembet ke bangunan lain. Berkat kesigapan masyarakat dan dibantu petugas pemadam kebakaran Pemkab Rembang, akhirnya kobaran api bisa diatasi.

Kapolsek Lasem, AKP Eko Budi Sulistyo ketika dikonfirmasi menyatakan berdasarkan hasil olah TKP, kebakaran diduga kuat karena pengaruh lilin.

Agar peristiwa serupa tidak terulang kembali, ia menghimbau masyarakat waspada ketika menyalakan lilin saat listrik padam. Yang pertama diberi dasaran dari benda – benda anti api dan jauhkan dari barang yang mudah terbakar. Begitu pula saat meninggalkan rumah, dipastikan dulu dalam keadaan aman. Terkadang banyak pula yang lupa mematikan kompor. Kondisi semacam itu juga rawan memicu kebakaran.

AKP Eko Budi menimpali tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran di desa Sumbergirang. Hanya saja taksiran kerugian mencapai Rp 100 juta. Selain bangunan maupun perabotan rumah tangga ludes, di dalam rumah banyak tumpukan tas dan sepatu ikut dilalap api. Kebetulan pemilik rumah sehari – hari berprofesi sebagai pedagang di kawasan bekas pasar lama Lasem. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *