Flash News
No posts found

Lama Menunggu, Sasana Tinju Dan Muaythai Siap Dibangun

Sebidang lahan di depan Stadion Krida, utara Kantor KONI Rembang ini akan menjadi sasana tinju dan muaythai.

Sebidang lahan di depan Stadion Krida, utara Kantor KONI Rembang ini akan menjadi sasana tinju dan muaythai.

Rembang – Tak lama lagi, Rembang akan mempunyai sasana untuk cabang olahraga tinju dan muaythai.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kab. Rembang menetapkan lokasi sasana berada di sebelah utara kantor KONI, kompleks Stadion Krida Rembang.

Minggu siang (07 Agustus 2016), penebangan pohon di titik yang akan digunakan untuk sasana tersebut telah selesai. Seusai pemerataan lahan beres, akan dilanjutkan dengan pembangunan. Khusus pembuatan arena ring, ukurannya mencapai 11 x 12 meter.

Ketua Pengurus Cabang Olahraga Muaythai Kab. Rembang, Yon Suprayoga mengatakan informasi dari KONI, pembangunan sasana dijadwalkan selesai akhir tahun 2016. Kebetulan nantinya dipakai untuk atlet tinju, muaythai maupun olahraga bela diri lainnya secara bersama – sama. Tentu hal ini melegakan, karena keberadaan sasana sudah lama ditunggu – tunggu, sehingga kegiatan latihan bisa lebih optimal.

Yon Suprayoga menambahkan dengan adanya sasana, diharapkan masyarakat akan mengenal Muaythai. Kalau bakat anak – anak muda terarah, paling tidak akan muncul atlet berbakat. Sementara di cabang Muaythai sendiri, belum mempunyai atlet. Namun ada rencana dari atlet tinju yang ingin menekuni Muaythai dan siap diturunkan ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah tahun 2018 mendatang. Cabang Muaythai kelak melombakan 7 kategori, targetnya Rembang akan sanggup menggondol minimal 1 medali emas.

Yon menyadari ketiadaan pelatih bela diri Muaythai di Kab. Rembang menjadi kendala. Maka pengurus mencanangkan program pelatihan, dengan menghadirkan instruktur Muaythai berpengalaman dari Solo, dalam waktu dekat ini.

Sambil menunggu sasana siap, calon pelatih dididik terlebih dahulu. Begitu mereka menguasai seluk beluk Muaythai, kelak akan bisa langsung menularkan ilmunya, bersamaan ketika sasana beroperasi. (MJ ā€“ 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *