Flash News
No posts found

Affan : “Bunga Terlalu Besar, Jangan Pakai APBD…”

Direktur PDAM Rembang, Muhammad Affan di hadapan para pegawainya, menyampaikan sejumlah masalah, beberapa waktu lalu.

Direktur PDAM Rembang, Muhammad Affan di hadapan para pegawainya, menyampaikan sejumlah masalah, beberapa waktu lalu.

Rembang – Pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kab. Rembang menolak membayar bunga pinjaman dari Bank Dunia dengan menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).

Direktur PDAM, Muhammad Affan menjelaskan sangat disayangkan kalau harus memakai APBD. Alasannya, nilai bunga tersebut terlalu tinggi, yakni mencapai Rp 24 miliar. Dengan uang sebesar itu, akan lebih baik apabila difungsikan untuk membangun jaringan baru.

Setidaknya bisa dipakai membuat jaringan dari instalasi pengolahan air desa Kalipang Kec. Sarang sampai dengan Kec. Kragan, yang saat ini jumlah pelanggannya baru 26 orang atau jaringan baru dari instalasi pengolahan desa Lodan – Sarang ke Kec. Sedan yang saat ini jumlah pelanggannya sekira 300 an orang. Kalau ia pribadi berharap bunga pinjaman bank diadakan pemutihan oleh pemerintah pusat. Apalagi tidak hanya PDAM Rembang saja, namun PDAM di seluruh Indonesia juga ikut terbebani.

Muhammad Affan menambahkan bunga pinjaman bank menjadikan neraca keuangan PDAM merugi, karena beban itu selalu muncul tiap tahun, selama belum ada pemutihan. Menurutnya, PDAM bertahun – tahun menanggung warisan orde baru, konon dulu termasuk pinjaman yang terkesan dipaksakan. Sedangkan menyangkut biaya produksi di internal PDAM sendiri, sebenarnya tidak rugi, meski baru untung sedikit.

Anggota Komisi B Bidang Ekonomi DPRD Rembang, Yudhianto berpendapat pemerintah pusat mestinya mengambil alih penyelesaian bunga pinjaman bank dari Bank Dunia dan jangan dibebankan kepada daerah. Hal itu sering menjadi bahan pembahasan, namun sampai sekarang belum teratasi.

Terlepas kendala itu, politisi Partai Gerindra dari desa Dresi Kulon Kec. Kaliori ini menyarakan PDAM tetap fokus dengan misi peningkatan pelayanan. Menurutnya, pekerjaan rumah terpenting adalah perluasan jaringan, seiring dengan perkembangan wilayah. Jika kapasitas air tidak ditingkatkan, tentu akan menjadi masalah tersendiri. (MJ – 81).

3 Komentar

  1. Emeline

    Die Piraten SH müssen nicht mit mir einer Meinung sein. Wenn sie ihr Programm auf Fehler durchgehen, dann werden sie sich auch sicher nicht auf die von mir autlezähgfen beschränken.

  2. http://www.findtopinsurer.top/

    I’m sorry but this comparison is almost pointless! If we talk about the street, nobody we’ll be able to see real differences between these power monsters. But if you say Competition… in SBK we are talking about completely different figures. For instance the SBK Fireblade has 215 horsepower. And besides that…the S 1000RR is only in Race version right now. It would be best to compare the race ready versions of each bike. Now that would be interesting :D. Cheers!

  3. http://www./

    naturally takes place. As you can imagine, the spectrum of homeschooling is pretty wide. I read THIS POST by See Jamie Blog that was helpful in understanding a little more about unschooling. Some people

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *