Flash News
No posts found

Tak Mau Lama – Lama Terganggu, Warga Nekat Pasang Palang Kayu

Warga desa Tegalmulyo Kec. Kragan memasang portal di akses jalan menuju kandang ayam.

Warga desa Tegalmulyo Kec. Kragan memasang portal di akses jalan menuju kandang ayam.

Kragan – Belasan warga desa Tegalmulyo Kec. Kragan akhirnya memasang portal palang kayu, untuk menghalangi akses jalan menuju kandang ayam milik Ali Ahmadi, yang belakangan ini dianggap mengganggu lingkungan.

Seorang warga desa Tegalmulyo yang enggan disebutkan namanya menjelaskan pemasangan portal kayu telah dikoordinasikan dengan pemerintah desa setempat. Tujuannya, supaya warga lebih mudah mengontrol keluar masuk kendaraan. Apabila yang akan masuk truk pembawa bibit ayam maupun pakan ternak, masyarakat sekitar tetap melarang keras. Mereka mendesak setelah panen ayam berakhir, kandang jangan diisi ayam lagi, dengan alasan tak mau terlalu lama merasakan bau tidak sedap. Lebih – lebih kandang belum mengantongi izin.

Kepala Bidang Peternakan Distanhut Kab. Rembang, Agus Iwan Haswanto, Senin siang (15 Agustus 2016) menanggapi setelah kedatangan perwakilan warga desa Tegalmulyo mengadukan keberadaan kandang ayam ke kantornya, beberapa waktu lalu, sejumlah staf Bidang Peternakan menindaklanjuti turun langsung menuju lokasi.

Dari hasil pengamatan, memang posisi kandang sangat dekat dengan pemukiman penduduk. Namun pemilik kandang telah melakukan sejumlah upaya antisipasi, meski belum optimal. Pihaknya dan pemilik kandang, Ali Ahmadi juga sempat bertemu. Intinya, Ali siap memindahkan kandang, tapi memohon kelonggaran waktu, mengingat masih mempunyai tanggungan hutang bank untuk biaya mendirikan kandang tersebut. Terkait pemortalan, menurut Agus dinas tidak berwenang mencampuri.

Sementara itu, pemilik kandang ayam, Ali Ahmadi sebelumnya mengaku keberatan atas permintaan supaya kandang dikosongkan. Pinjaman bank menjadi alasan utamanya. Ia berdalih sudah berupaya meredam dampak buruk lingkungan, dengan mendirikan pagar pembatas, memasang jaring untuk menangkal bulu ayam yang beterbangan dan meningkatkan penyemprotan desinfektan. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *