Flash News
No posts found

Visa Haji Belum Beres, Kemenag Terus Pantau Perkembangan

Contoh visa calon jemaah haji. (gambar atas) Kegiatan manasik haji di Kab. Rembang. Kemenag terus memantau perkembangan pembuatan visa jemaah.

Contoh visa calon jemaah haji. (gambar atas) Kegiatan manasik haji di Kab. Rembang. Kemenag terus memantau perkembangan pembuatan visa jemaah.

Rembang – Visa calon jemaah haji Kab. Rembang belum beres 100 %.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji Dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kab. Rembang, Salechudin, Senin siang (15 Agustus 1981) menuturkan berdasarkan hasil pengecekan terakhir pekan lalu di Kantor Wilayah Kemenag Jawa Tengah, visa calon jemaah haji dari Kab. Rembang terbagi dalam tiga kelompok terbang (Kloter). Visa jemaah Kloter 38 sudah selesai semua, sedangkan Kloter 48 dan 65 belum tuntas. Waktu itu untuk Kloter 48 masih ada 20 an visa belum rampung. Meski demikian, pihaknya optimis visa bagi jemaah Kloter 48 akan selesai tepat waktu. Apalagi jadwal keberangkatan mereka termasuk belakangan, sehingga masih ada sisa waktu agak panjang.

Salechudin menambahkan visa merupakan salah satu syarat penting untuk bisa masuk ke tanah suci. Setelah Kementerian Agama Kab. Rembang mengirimkan data jemaah ke Kanwil Kemenag Jawa Tengah, data selanjutnya dikirimkan ke Kedutaan Besar Arab Saudi. Begitu visa jadi, turun kembali ke Kanwil Kemenag Jateng dan diteruskan menuju petugas Embarkasi Donohudan. Artinya, Kemenag Kab. Rembang sebatas menunggu saja, sambil memantau perkembangan. Menjelang keberangkatan, visa biasanya dibagikan kepada para jemaah.

Sementara itu menurut jadwal, calon jemaah haji asal Kab. Rembang berangkat dalam tiga tahap. Kali pertama Kloter 38 sebanyak 355 orang berangkat pada tanggal 24 Agustus, kemudian Kloter 48 berjumlah 355 orang berangkat tanggal 27 Agustus, sedangkan Kloter 65 sebanyak 81 orang direncanakan tanggal 01 September 2016. Khusus Kloter 65 akan bergabung dengan jemaah dari Kab. Jepara dan Blora.

Senin siang, Kemenag Kab. Rembang menggelar sejumlah persiapan. Salah satunya mengagendakan rapat dengan petugas pendamping bus jemaah. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *