Flash News
No posts found

Saling Lempar Batu, Karnaval Sempat Diwarnai Tawuran

Meriahnya karnaval yang digelar Pemkab Rembang, hari Kamis, untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke 71.

Meriahnya karnaval yang digelar Pemkab Rembang, hari Kamis, untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke 71.

Rembang – Tawuran antar pelajar terjadi di sela – sela kegiatan karnaval agustusan di Rembang, Kamis pagi (18 Agustus 2016).

Tawuran melibatkan siswa dua SMK. Tidak jelas mereka dari sekolah mana, namun sempat saling lempar batu di sekitar taman kota, depan Gedung Balai Kartini Rembang. Tawuran tak sampai 5 menit, karena langsung dibubarkan oleh anggota TNI, yang kebetulan tengah mengamankan karnaval. Karnaval sendiri tak sampai terganggu, karena kejadian itu.

Karnaval untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 71, berlangsung sangat meriah, diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan. Mulai pelajar, instansi pemerintah/swasta, masyarakat umum hingga pejabat daerah. Peserta berjalan kaki dari kawasan Alun – Alun Rembang, menyusuri Jl. Diponegoro, Perempatan Jaeni, Jl. Pemuda dan berakhir di Gedung Haji. Setiap peserta menampilkan potensi, sesuai bidangnya masing – masing. Selain itu ada yang mengangkat tema perjuangan, pewayangan, maupun keberagaman suku di Indonesia.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dinbidparpora) kabupaten Rembang, Suyono mengatakan karnaval selain untuk memeriahkan hari kemerdekaan, juga sebagai sarana menghibur masyarakat. Kebetulan Bupati dan Wakil Bupati Rembang ikut, diharapkan warga mengetahui langsung pimpinannya. Semula Bupati dan Wakil Bupati direncanakan naik kereta kuda hingga panggung kehormatan di dekat Kantor Dinas Pendidikan, namun di tengah perjalanan keduanya memilih turun jalan kaki, sambil menyapa dan berjabat tangan dengan warga yang menonton dipinggir jalan.

Suyono menambahkan karnaval tahun ini terasa berbeda, berkat adanya penampilan marching band dari Akademi Militer (Akmil) Magelang. Kemudian gunungan hasil bumi ditandu dengan berjalan kaki dan bisa dinikmati oleh masyarakat.

Maya Widyasari, warga desa Ketanggi Rembang mengaku terhibur dengan penampilan peserta karnaval. Ia sengaja menonton bersama kedua anaknya, sampai selesai. Maya berharap even karnaval pada tahun – tahun mendatang akan jauh lebih semarak. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *