Flash News
No posts found

Pengeroyokan Hingga Tewas, Bermula Dari Keresahan Warung Kopi

Tersangka pelaku kasus pengeroyokan di desa Tanjungan Kec. Kragan, beserta foto barang bukti.

Tersangka pelaku kasus pengeroyokan di desa Tanjungan Kec. Kragan, beserta foto barang bukti.

Rembang – Polres Rembang mengungkap motif dibalik kasus pengeroyokan seorang pria di depan warung kopi desa Tanjungan Kec. Kragan.

Kaur Binops Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Rembang, Iptu Martoyo, Senin siang (22 Agustus 2016) mengatakan para tersangka mengakui kenapa nekat mengeroyok Muhammad Sutip (24 tahun), warga desa Karangmangu Kec. Sarang hingga tewas. Hal itu berawal dari suasana lingkungan yang terganggu oleh keberadaan warung kopi dilengkapi fasilitas karaoke.

Beberapa kali masyarakat sekitar memergoki pengunjung warung kopi gaduh, karena diduga menenggak minuman keras. Sebelum kejadian, warga juga sempat melerai Muhammad Sutip yang terlibat perkelahian dengan temannya. Tapi tidak diindahkan, justru warga kena pukulan. Merasa semakin jengkel, warga akhirnya membabi buta mengeroyok Sutip.

Tiga tersangka dijerat dengan pasal 170 KUHP, ancaman hukumannya 12 tahun penjara. Mereka sudah ditahan di Mapolres Rembang. Sejauh ini belum ditemukan keterlibatan tersangka pelaku lain.

Sebagaimana kami beritakan, Sutip dikeroyok warga di depan warung kopi, turut tanah desa Tanjungan Kec. Kragan. Korban baru akan pulang seusai ngeroom atau main karaoke, Jum’at malam lalu (19/08). Saat akan dirujuk ke rumah sakit di Semarang, korban menghembuskan nafas terakhir, kemudian dimakamkan Sabtu malam. Setelah kejadian, polisi membekuk 3 orang tersangka. 1 tersangka warga desa Kebloran, sedangkan 2 lainnya warga desa Tanjungan Kec. Kragan. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *