Flash News
No posts found

Bupati Sentil Jadwal Pilkades, Sejumlah Pasal Rawan Konflik

Suasana Pilkades sebuah desa di Kab. Rembang, beberapa tahun lalu. Pemkab siapkan Pilkades serentak tahun ini.

Suasana Pilkades sebuah desa di Kab. Rembang, beberapa tahun lalu. Pemkab siapkan Pilkades serentak tahun ini.

Rembang – Bupati Rembang, Abdul Hafidz memperkirakan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 47 desa, akan berlangsung akhir bulan Oktober mendatang.

Abdul Hafidz menjelaskan untuk kepastian tanggalnya, menunggu kesiapan dari kepolisian maupun TNI, menyangkut persiapan keamanan. Prediksi akhir bulan Oktober sudah diperhitungkan sebelumnya. Yang jelas Pilkades serentak tahun 2016 ini. Setelah ada kepastian kedua institusi tersebut, barulah Pemkab menyusun jadwal.

Menurutnya, pengamanan menjadi salah satu kebutuhan mutlak, karena jumlah desa yang akan menggelar Pilkades sangat banyak. Apalagi beberapa pasal di Peraturan Pemerintah rawan memicu konflik, sehingga harus dicermati penjabarannya. Ia mencontohkan ada pasal menyebutkan kalau perolehan suara calon sama, maka dimenangkan calon yang basisnya paling banyak. Hal – hal seperti ini perlu diantisipasi, sehingga Pemkab mesti mengadakan rapat koordinasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Pasal – pasal yang rentan memancing masalah, mendapatkan fokus perhatian. Abdul Hafidz menegaskan regulasi aturan telah siap, termasuk Peraturan Bupati.

Sementara itu Kapolres Rembang, AKBP Sugiarto menjelaskan koordinasi awal dijalin dengan Pemkab Rembang. Pihaknya sudah memetakan potensi kerawanan dan memang saat ini mulai terdeteksi. Ia menginstruksikan kepada anggota Babinkamtibmas guna melakukan pengamanan melekat pada kandidat calon Kades. Tujuannya, apabila ada kegiatan kandidat maupun perkembangan situasi di desa, dapat terpantau lebih awal.

Sebelumnya, desa – desa yang akan menggelar Pilkades serentak sempat resah, gara – gara jadwal Pilkades berulang kali molor, akibat Pemkab Rembang mematangkan perangkat aturan. Bahkan para kandidat calon di Kec. Kaliori sudah lama bersaing menggalang dukungan pemilih. Perang uang untuk menarik simpati, diduga juga kian bersliweran. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *