Flash News
No posts found

Bagi Desa Pemersatu, Bagi TNI Pembinaan Teritorial

Pawai menyemarakkan sedekah bumi di desa Karangsari Kec. Sulang, Minggu siang.

Pawai menyemarakkan sedekah bumi di desa Karangsari Kec. Sulang, Minggu siang.

Sulang – Pemerintah desa Karangsari Kec. Sulang menjadikan momentum sedekah bumi yang puncaknya berlangsung hari Minggu (28 Agustus 2016) sebagai alat pemersatu masyarakat.

Kepala Desa Karangsari, Damiri menuturkan kampungnya meliputi 4 dusun, diantaranya Trambalan, Karanggeneng, Mbrabo dan Melikan.

Tidak setiap dusun mengadakan sedekah bumi sendiri – sendiri. Namun berdasarkan kesepakatan warga, kegiatan tiga dusun dijadikan satu, agar suasananya guyup rukun. Sedangkan dusun Brabo sejak dulu memang turun temurun menyelenggarakan sendiri. Damiri menambahkan sedekah bumi diisi dengan lomba sepak bola, pacuan kuda, seni kethoprak dan juga arak – arakan hasil bumi pertanian keliling desa. Tiap dusun mengirimkan satu perwakilan gunungan hasil bumi. Total biaya yang tersedot dalam sedekah bumi kali ini menghabiskan sekira Rp 60 juta. Ia sebatas ingin supaya dari tahun ke tahun, sedekah bumi menjadi semakin meriah.

Petugas Koramil Sulang, Serka Suranto berpendapat sedekah bumi yang merupakan bentuk rasa syukur, bagi TNI juga menjadi sarana pembinaan teritorial wilayah. Menurutnya, banyak aparat TNI/Polri datang langsung ke desa. Minimal mereka bisa berinteraksi dengan masyarakat, sambil menyampaikan pesan – pesan untuk selalu menjaga Kamtibmas.

Serka Suranto mengaku lega meski banyak hiburan digelar, namun desa Karangsari tak melupakan siraman rohani bagi warganya. Panitia siap menutup serangkaian pesta sedekah bumi pada tanggal 30 Agustus dengan pengajian akbar. Menurut rencana, Bupati Rembang, Abdul Hafidz akan turut hadir. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *