Flash News
No posts found

Belajar Dari Guru PAUD, Bupatipun Kagum

Berbagai kegiatan guru PAUD di kawasan Alun – Alun Rembang, Selasa pagi.

Berbagai kegiatan guru PAUD di kawasan Alun – Alun Rembang, Selasa pagi.

Rembang – Bupati Rembang, Abdul Hafidz kagum terhadap perjuangan para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dengan insentif hanya Rp. 200 ribu per bulan, namun guru PAUD tetap semangat dan ikhlas, turut mencerdaskan anak bangsa.

Hal itu ia ungkapkan saat memberikan sambutan dalam acara HUT Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) tingkat Kabupaten Rembang di Alun – Alun Rembang, Selasa (30/8). Menurutnya, keikhlasan tersebut sebagai modal dasar yang diharapkan mendatangkan berkah. Pemkab ingin PAUD menjadi gerakan yang mampu merubah bangsa indonesia lebih baik.

Hafidz menimpali anak usia dini, merupakan jembatan menuju masa muda. Tanpa pendidikan karakter yang mumpuni, rawan membuat generasi muda tak terarah. Bupati juga berjanji tahun 2017 mendatang, Pemkab akan menambah honor bagi guru PAUD. Desa – desa akan terus didorong, supaya memperhatikan keberadaan PAUD. Sontak pernyataan tersebut, langsung disambut tepuk tangan meriah dari guru PAUD.

Sementara itu Ketua Himpaudi Kabupaten Rembang, Fenti Yusnia mengatakan jumlah Guru PAUD di kabupaten Rembang saat ini mencapai 1.190 orang. Pihaknya mengapresiasi perhatian Pemkab, karena dari jumlah itu sudah 90 % menerima honor. Tentu harus memenuhi persyaratan masa kerja minimal 2 tahun. Honor biasanya turun tiap 6 bulan sekali.

Selain dari pemkab, guru juga mengantongi honor dari lembaga PAUD yang menaungi seperti yayasan, pemerintah desa maupun swadaya. Dengan besaran Rp 10 ribu hingga – Rp 25 ribu per bulan, menyesuaikan kemampuan lembaga. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *