Flash News
No posts found

Lilitan Mematikan, 3 Tahun Berturut – Turut Menemukan

Ular piton diamankan pekerja tebang tebu.

Ular piton diamankan pekerja tebang tebu.

Pamotan – Seekor ular piton sepanjang hampir 4 meter ditemukan para pekerja tebang tebu, di sebelah timur dusun Mlayang desa Ringin Kec. Pamotan, Rabu sore (31/08).

Awalnya, pekerja sibuk membabat tebu. Betapa kagetnya, ternyata di depan mereka terlihat ular besar di balik semak – semak tanaman tebu. Sejumlah pekerja memilih kabur. Namun ada sekira 7 orang pekerja berupaya menangkap ular. Kebetulan binatang melata tersebut akan ganti kulit, sehingga tidak begitu agresif. Ularpun berhasil diamankan, kemudian dimasukkan ke dalam karung. Pekerja memutuskan menyerahkan ular kepada Suwandi, warga dusun Mlayang yang gemar merawat berbagai macam hewan peliharaan.

Suwandi mengaku keluarganya dan warga sekitar sempat menolak kalau ular akan dipelihara. Muncul kekhawatiran suatu saat ular terlepas, memangsa hewan ternak atau membahayakan keselamatan anak – anak. Ia lalu mengontak pekerja tebang tebu yang kebetulan masih tinggal sekampung. Akhirnya Rabu malam ular diambil lagi. Entah dibuang ke hutan atau dijual, dirinya tak tahu persis.

Suwandi menambahkan selama tiga tahun berturut – turut tiap kali ada buruh tebang memanen tebu, selalu menemukan ular piton. Ada dugaan, ular bermigrasi dari kawasan hutan di wilayah Kec. Sale melalui aliran sungai, hingga sampai sungai desa Ringin. Kebun tebu menjadi habitat ular, lantaran sangat rimbun, akibat daun – daunnya jarang dibersihkan.

Maka pekerja tebu harus lebih waspada terhadap potensi resiko diserang ular. Minimal mengenakan sepatu boot, kaos lengan panjang dan penutup muka, guna menunjang keamanan diri sendiri. Selain itu, diusahakan bekerja dengan cara berkelompok. Tujuannya kalau ada gangguan, cepat tertolong.

Meski ular piton tidak berbisa, namun lilitan ular jenis ini cukup mematikan. Bahkan tulang tubuh manusiapun bisa remuk. Salah satu kejadian pada bulan Juli lalu, seorang pawang ular di Sragen tewas, setelah tubuhnya dililit ular piton. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *