Flash News
No posts found

Jelang Penataan SOTK, Bupati Kebanjiran Titipan

Bupati Rembang, Abdul Hafidz.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz.

Rembang – Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengaku kebanjiran titipan, untuk penempatan pegawai negeri ke berbagai macam posisi strategis, menjelang penataan susunan organisasi tata kerja (SOTK).

Namun Hafidz mengklaim tidak mempedulikan upaya pendekatan tersebut. Baginya jabatan adalah amanah, sehingga pihaknya harus melihat kompetensi dan kemampuan setiap personel yang akan ditunjuk.

Hafidz menambahkan untuk posisi kepala dinas/instansi tidak akan digelar seleksi terbuka atau menggunakan sistem lelang. Alasannya, setelah aturan tentang SOTK terbit, 6 bulan kemudian seluruh posisi harus sudah terisi. Artinya, pengisian maupun mutasi jabatan akan berlangsung bulan Desember mendatang, sehingga per 1 Januari 2017, jajaran birokrasi Pemkab Rembang sudah menerapkan SOTK baru. Daerah manapun akan sulit memenuhi seleksi terbuka, apalagi butuh waktu cukup panjang, antara 4 – 5 bulan.

Saat rapat koordinasi pemerintah daerah se Indonesia, paguyuban Gubernur sempat menyampaikan kepada pemerintah pusat, bahwa seleksi terbuka tak memungkinkan, karena waktunya terlalu mepet. Maka muncul usulan untuk tahap pertama pasca pemberlakuan aturan SOTK baru, bisa diperbolehkan melalui penunjukan langsung. Tentu saja dengan tetap mempertimbangkan kajian dari Badan Pertimbangan Jabatan Dan Kepangkatan (Baperjakat).

Anggota Komisi A DPRD Rembang, Puji Santoso menyatakan paripurna pengesahan Perda Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) awalnya akan dilaksanakan tanggal 06 September 2016. Tapi jadwal itu meleset, lantaran tim Pansus DPRD Rembang perlu berkonsultasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara di Jakarta, guna meminta pertimbangan atas sejumlah masalah. Rencananya, paripurna penetapan Perda SOTK ditunda pada hari Rabu, 14 September mendatang. Puji juga sependapat apabila pengisian posisi jabatan berbasis kinerja dan kompetensi, bukan karena dulu pendukungnya Bupati atau Wakil Bupati. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *