Flash News
No posts found

Kesadaran Masih Rendah, Pernah Ditemukan Bangkai Ayam 1 Colt

 Embung Sudo yang belakangan ini menjadi fokus perhatian PDAM Rembang.

Embung Sudo yang belakangan ini menjadi fokus perhatian PDAM Rembang.

Sulang – Kesadaran masyarakat dalam menjaga embung dianggap masih rendah. Bahkan pernah ada temuan bangkai ayam sangat banyak, setara dengan 1 colt pickup menumpuk di pinggiran Embung Banyukuwung, perbatasan desa Sudo Kec. Sulang dengan desa Sukorejo Kec. Sumber.

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Rembang, Muhammad Affan mengatakan pihaknya tidak tahu siapa yang melakukan pembuangan bangkai ayam seenaknya seperti itu. Tapi tindakan tersebut menunjukkan betapa kepedulian warga masih memprihatinkan. Padahal keberlangsungan embung sebagai sumber air baku perlu disokong semua pihak. Ia mencontohkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selaku pengelola embung, kemudian Pemkab Rembang berperan dalam pengendalian pola tanam para petani di sekitar embung. Begitu pula masyarakat, diharapkan membantu kebersihan embung dari sampah dan menghindari bercocok tanam di lahan embung, guna mencegah pencemaran limbah pupuk semakin parah. Menurutnya saling terkait, sedangkan PDAM tidak punya kewenangan intervensi kearah sana. Mengingat PDAM hanya bertugas menyediakan air bersih kepada para pelanggan.

Muhammad Affan menambahkan setelah beberapa waktu lalu pihaknya mendatangkan cairan khusus untuk meningkatkan kualitas air dari Embung Banyukuwung, belakangan juga muncul gagasan pemakaian pasir greensands, untuk penanganan jangka panjang. Pasir ini diyakini efektif menghasilkan air lebih baik. Sayangnya, pasir Greensands tidak ada di Indonesia. Barang tersebut harus diimpor, sehingga PDAM akan mengkaji lebih dulu plus minusnya.

Bagi Affan, masalah penurunan kualitas air tak hanya terjadi tahun ini saja. Tapi sudah berlangsung cukup lama. PDAM tak boleh lagi menganggap sepele.

Setelah Embung Banyukuwung, pihaknya juga rutin mengecek sample air di beberapa embung lain, seperti Embung Lodan Sarang, Embung Grawan – Sumber dan Embung Jatimudo – Sulang. Jangan sampai nanti pengambilan air embung dilarang oleh Satker Air, gara – gara kondisi air embung sudah tidak layak. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *