Flash News
No posts found

Pembebasan Lahan Beres, Soal Yang Satu Ini Pertamina Diminta Lebih Terbuka

Lokasi di desa Krikilan Kec. Sumber yang akan dieksplorasi oleh Pertamina.

Lokasi di desa Krikilan Kec. Sumber yang akan dieksplorasi oleh Pertamina.

Sumber – Anggota DPRD Rembang mendesak Pertamina terbuka menyampaikan kepada masyarakat, mengenai kandungan yang ada di bumi sebelah selatan desa Krikilan Kec. Sumber. Apakah kandungannya berupa minyak atau gas.

Anggota DPRD Rembang dari daerah pemilihan Sumber dan Kaliori, Yudhianto, Selasa pagi (13 September 2016) menjelaskan sejauh pengamatannya, belum ada informasi detail tentang kandungan Migas. Masyarakat maupun pemerintah juga perlu tahu. Maka pihaknya kali pertama akan memastikan proses perizinan pengeboran sudah lengkap atau belum. Setelah itu, Komisi B Bidang Ekonomi DPRD ingin memperoleh informasi konkret tentang eksplorasi di desa Krikilan Kec. Sumber. Yang jelas, politisi Gerindra ini berharap proyek tersebut harus mendatangkan manfaat bagi masyarakat. Utamanya, perekrutan tenaga kerja kasar diprioritaskan dari warga setempat.

Kepala Desa Krikilan Kec. Sumber, Sukirno mengaku tak tahu pasti, kandungan berupa minyak atau gas. Untuk sementara ia baru bisa menyampaikan bahwa pembebasan lahan sudah tuntas. Posisinya 1 kilo meter sebelah selatan desa Krikilan. Luas tanah sekira 1,5 hektar, dimiliki oleh 7 orang warga desa Krikilan. Khusus harga tanah Rp 110 ribu per meter persegi. Penyerahan uang di balai desa, dengan disaksikan aparat desa dan Muspika setempat. Sampai hari Selasa (13/09), pemerataan lahan masih berlangsung. Perkiraan bulan depan, alat – alat berat akan semakin ramai berdatangan.

Sukirno mengakui proyek pengeboran memang sudah diimpikan masyarakat, karena pernah dimulai sejak tahun 1996 lalu. Namun berhenti begitu saja, tanpa kejelasan. Baru belakangan ini kemudian Pertamina datang lagi. Pada tahap awal ini, banyak warganya dilibatkan menjadi tenaga kasar. Ia berharap kedepan tenaga kerja lokal tetap diutamakan, tentu sesuai dengan kompetensinya. Bagaimanapun warga tak mau sekedar menjadi penonton di rumah sendiri.

Sementara itu, eksplorasi di desa Krikilan Kec. Sumber akan ditangani oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Randugunting 2, selaku anak perusahaan Pertamina.
General Manager PHE Randugunting 2, Abdul Mutalib Masdar sebagaimana dikutip dari tribunnews menyampaikan eksplorasi akan dimulai bulan November 2016 mendatang.

Ia membeberkan pada tahun 1996 ditemukan ada potensi gas. Disusul tahun 2009 ketika survey seismik, dimungkinkan ada cadangan minyak. Maka tahun ini berlangsung pengeboran, guna memastikan besarnya cadangan minyak di lokasi tersebut. Mengenai kedalaman pengeboran, Abdul Mutalib menambahkan sekira 1.500 meter. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *