Flash News
No posts found

Mengamuk, Psikotik Bogem Mentah Warga

Suasana lokasi ketika pria terganggu kejiwaannya mengamuk di dekat Bundaran Pasar Rembang, Senin malam.

Suasana lokasi ketika pria terganggu kejiwaannya mengamuk di dekat Bundaran Pasar Rembang, Senin malam.

Rembang – Seorang pria yang terganggu kejiwaaannya, Senin malam (19/09) mengamuk di sekitar Bundaran Pasar Rembang.

Warga yang bekerja di sebuah warung tenda semula merasa jengkel, karena orang gila tersebut kerap seenaknya minta makan dan menggondol barang dagangan. Kalau tidak diberi, pasti marah – marah. Saat datang lagi, sempat ditegur. Bukannya patuh, gelandangan psikotik tersebut justru melawan dan nekat memukul warga. Setelah itu, langsung kabur. Sutejo, warga di dekat lokasi kejadian meminta Satpol PP lebih giat menertibkan, supaya keberadaan gelandangan tidak mengganggu ketenangan masyarakat.

Kepala Seksi Penegak Perda Satpol PP, Sudarno mengakui penanganan orang gila mengamuk memang butuh cara – cara khusus. Mereka tentu tidak bisa dilawan dengan kekerasan. Harus didekati secara baik – baik dulu. Begitu terkendali, baru diamankan.

Sudarno menambahkan saat giat operasi penertiban, tim razia sering tidak menemukan gelandangan psikotik. Namun belakangan gelandangan terus bermunculan. Ia belum tahu persis apakah ada penghuni panti rehabilitasi lepas atau baru datang dari luar daerah. Pihaknya menyarankan warga segera melapor, apabila memergoki psikotik mengamuk. Bisa langsung menghubungi kantor Dinsosnakertrans atau mengontak kantor Satpol PP.

Sementara itu, Sujono, seorang warga desa Sumberejo – Rembang mendesak pemerintah serius menangani masalah tersebut. Caranya dengan memperketat pengawasan di panti dan mengoptimalkan keberadaan panti sebagai pusat pemulihan gelandangan psikotik. Jangan sekedar rutin razia, karena hal itu hanya bersifat jangka pendek. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *