Flash News
No posts found

Sarana Olahraga Minim, Dampak Meluas

Gor Mbesi Rembang yang mangkrak 19 tahun. Di kabupaten Rembang, fasilitas olahraga sangat minim.

Gor Mbesi Rembang yang mangkrak 19 tahun. Di kabupaten Rembang, fasilitas olahraga sangat minim.

Rembang – Fasilitas olahraga di Kabupaten Rembang sangat minim, sehingga berdampak terhadap buruknya prestasi olahraga.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kab. Rembang, Soetardjo membenarkan kedepan fasilitas olahraga memang harus ditingkatkan. Tentu dengan tetap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. Jika disandingkan Kab. Pati dan Kudus, Kab. Rembang tertinggal jauh. Dua daerah tetangga tersebut memiliki Gedung Olahraga (GOR) lebih dari satu, sedangkan Rembang hanya punya 1 yakni GOR Mbesi di pinggir jalan raya Rembang – Blora, itupun sudah belasan tahun dibiarkan rusak dan tidak terpakai lagi.

Untuk persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah di Tegal tahun 2018, KONI terpaksa menyewa tempat di komplek SD Kristen, belakang Gereja Kristen Jawa (GKJ), tepatnya sebelah barat kantor Telkom Rembang. Sementara baru cabang olahraga tenes meja dan catur yang memanfaatkan tempat itu untuk latihan. Lokasi lain di depan Stadion Krida, sekarang sudah ada sarana latihan cabang olahraga panjat tebing, bola volley dan tinju.

Soetardjo mengakui minimnya fasilitas olahraga mengakibatkan banyak atlet berprestasi dari Kab. Rembang memilih pindah ke daerah lain. Mereka tergiur oleh perhatian pemerintah luar Rembang yang memberikan fasilitas lebih baik, dari sisi sarana maupun tunjangan.

Jika merunut prestasi dalam Porprov di Banyumas tahun 2013 lalu, kontingen Kab. Rembang menempati posisi 26 atau lebih baik dibandingkan Porprov sebelumnya yang menduduki ranking 33.

Selama Porprov Banyumas, torehan medali Kab. Rembang kalah jauh dibanding dengan kabupaten tetangga. Kudus kala itu menempati posisi ke 6, kemudian Kab. Pati, Blora dan Jepara, berurutan nomor 11, 12 dan 13. Sedangkan puncak klasemen direbut Kota Semarang.

Pemkab Rembang sendiri belum memiliki rencana kebijakan membangun GOR baru atau mengoptimalkan GOR Mbesi. Dalam rencana APBD tahun 2017 mendatang, juga belum muncul rencana besar di bidang olahraga. Alokasi anggaran masih diprioritaskan untuk pembenahan infrastruktur jalan, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *