Flash News
No posts found

BLH Geram, Baru Dipasang Banyak Yang Amblas

Salah satu tempat sampah yang hilang di Perempatan Galonan Rembang, padahal terhitung masih baru.

Salah satu tempat sampah yang hilang di Perempatan Galonan Rembang, padahal terhitung masih baru.

Rembang – Aksi pencurian tong sampah di kawasan dalam kota Rembang kembali marak, padahal terhitung baru dipasang oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH), sekira 1 – 2 bulan lalu.

Tong sampah hilang seperti di dekat Alun – Alun dan Bundaran Pasar Rembang. Bahkan di Perempatan Galonan, dua titik yang terpasang, sama – sama sudah amblas. Setiap titik, terdapat 3 buah tong sampah. Yang tersisa hanya tutupnya saja. Hal itu mengakibatkan sampah berceceran tak karuan.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kab. Rembang, Purwadi Samsi, Jum’at pagi (07 Oktober 2016) mengatakan per titik dulu dialokasikan dana Rp 1,7 juta. Tentu sangat disayangkan, belum terlalu lama dipasang, sudah raib. Ia membantah ada kemungkinan unsur sabotase.

Pemasangan memang ditangani BLH, tapi setelah itu diserahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU), termasuk dalam pengawasannya sehari – hari. Ia pribadi heran, kenapa masih saja ada pelaku menggasak tong sampah. Padahal bahan tempat sampah, terbuat dari fiber glass, sehingga diprediksi tidak laku kalau dijual kembali. Beda seandainya terbuat dari plastik, masih bisa dijual kepada pengepul barang bekas.

Ketua Komisi A DPRD Rembang, Ilyas menyatakan jika pencurian tong sampah kian merajalela, artinya program BLH harus dievaluasi. Apa penyebabnya dan bagaimana solusi menangani masalah tersebut. Mungkin faktornya banyak, semisal digondol pemulung, diambil warga untuk tempat sampah di rumah atau sebab lain. Perlu dicari alternatif, agar kasus serupa tidak kembali terulang. Jangan kemudian dianggarkan lagi, tapi belakangan tetap saja hilang. Pemakaian dana akan menjadi tidak efektif.

Ilyas mendorong semua pihak ikut peduli menjaga kebersihan kota dan berpartisipasi mengamankan tempat sampah. Bagaimanapun kalau kondisi kota teratur, dampak positifnya juga dirasakan masyarakat. Apabila memergoki ada yang mencuri tong sampah, setidaknya sudi mengingatkan. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *