Flash News
No posts found

Semakin Marak, Pecinta Skateboard Sampaikan Angan – Angan Untuk Pemkab

Dua remaja berlatih skateboard di sebelah timur Alun – Alun Rembang, memanfaatkan shelter tempat berjualan para pedagang.

Dua remaja berlatih skateboard di sebelah timur Alun – Alun Rembang, memanfaatkan shelter tempat berjualan para pedagang.

Rembang – Kalangan penggemar skateboard di Rembang mengeluhkan minimnya fasilitas area terbuka, untuk dijadikan tempat latihan.

Sutiyono “umplung”, salah satu pecinta olahraga skateboard mengatakan selama ini anggota komunitasnya memanfaatkan kawasan Alun – Alun dan GOR Mbesi Rembang, meski sebenarnya tidak layak. Komunitas sudah biasa ngumpul tiap Sabtu sore hingga malam hari.

Ia berharap ada kepedulian dari Pemkab Rembang untuk membuatkan sarana latihan, karena tidak terlalu membutuhkan lahan luas. Kebetulan ada 2 jenis, yakni mini rem atau lintasan berbentuk lengkungan dan skatepark, lintasan yang lebih banyak memasang titik – titik rintangan. Bagi remaja dari desa Ketanggi – Rembang ini, skateboard menjadi ajang cukup mengasyikkan dan bisa mengurangi kenakalan remaja. Yang penting untuk para pemula, memperhatikan keselamatan, dengan memakai pelindung siku tangan, lutut dan helm kepala.

Hal senada diungkapkan Yaqub, penggemar skateboard dari desa Waru – Rembang. Menurutnya, jumlah pecinta skateboard di Rembang semakin banyak. Tapi karena sebagian besar masih kuliah dan kerja di luar daerah, sehingga tidak nampak.

Soal peralatan papan skateboard, biasanya dibandrol harga antara Rp 500 ribu – 3 juta. Belakangan rekan – rekannya lebih memilih membeli lewat situs online.

Yaqub berharap minimnya sarana latihan, kedepan disikapi Pemkab Rembang. Kebetulan di GOR Mbesi masih terdapat lahan cukup luas, menurutnya cocok apabila untuk pengembangan olahraga skateboard. Alternatif lain, bisa menumpang di halaman Stadion Krida Rembang. Pihaknya menantikan gebrakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) maupun Dinbudparpora. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *