Flash News
No posts found

Destinasi Unggulan, Sepuasanya Nikmati Rembang Dari Ketinggian

Camping di Gunung Buthak. (gambar atas) di lokasi ini pengunjung bisa menikmati Rembang dari atas ketinggian.

Camping di Gunung Buthak. (gambar atas) di lokasi ini pengunjung bisa menikmati Rembang dari atas ketinggian.

Sale – Kawasan Gunung Buthak di puncak perbukitan sebelah barat desa Bitingan Kec. Sale, kini menjadi destinasi wisata alam yang layak diunggulkan.

Pihak desa bersama sejumlah pengusaha tambang, belakangan turun langsung melakukan pembenahan akses jalan yang menuju kawasan tersebut. Jika diukur dari jalan antara Suntri – Bitingan, jaraknya sekira 5 kilo meter.

Seorang warga desa Bitingan Kec. Sale, Jati Setyo mengatakan sampai hari Senin (17 Oktober 2016) aktivitas alat – alat berat masih beroperasi, untuk meratakan jalan. Menurutnya, kawasan Gunung Buthak memiliki banyak potensi. Di tempat itu, terdapat semacam telaga besar dan situs peninggalan zaman dahulu. Memang telaga terjadi pendangkalan, tetapi dalam waktu dekat akan dikeruk. Banyak pula buah – buahan, seperti durian dan jambu. Selain itu ada sebuah bukit terbuka, pengunjung bisa dengan leluasa menikmati wilayah Gunem, Sulang, Pamotan, hingga Rembang dari atas ketinggian. Hijauanya pemandangan, memberikan sensasi tersendiri. Jati berharap suatu saat Dinbudparpora mau datang, sehingga kelak sudi memberikan suntikan dana untuk mempercepat penataan.

Keindahan Gunung Buthak ternyata juga menarik perhatian kalangan pecinta alam. Mereka mencoba camping di tempat tersebut.
Heri Arfianto, warga Kelurahan Leteh – Rembang mengaku Sabtu malam Minggu kemarin naik ke Gunung Buthak. Kebetulan bersamaan dengan puluhan siswa dari Tuban – Jawa Timur. Hawanya luar biasa sejuk. Pagi hari ia bersama rekan – rekannya mengambil air di sekitar telaga, kemudian melanjutkan jalan – jalan ke bukit yang berfungsi sebagai gardu pandang. Melihat Rembang dari ketinggian seperti itu, menurutnya layak dijual untuk obyek wisata. Apalagi jika kelak dilengkapi dengan berbagai fasilitas, semisal arena outbond dan kuliner khas desa.

Heri menambahkan sangat tertarik untuk kembali datang ke Gunung Buthak. Salah satu yang membuatnya masih penasaran, bagaimana hasil dari penataan jalan dan pengerukan telaga.
Kebetulan mobil sudah bisa mendekati area camping, meski beberapa titik masih berupa bebatuan terjal. Kalau sudah diratakan, tentu akan mempermudah para pengunjung, untuk menjangkau sampai ke lokasi. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *