Flash News
No posts found

Usai Antar Isteri, Mobil Terbakar

Sebuah mobil terbakar, Senin pagi di ruas jalan Rembang - Blora. Petugas pemadam kebakaran berupaya menjinakkan api.

Sebuah mobil terbakar, Senin pagi di ruas jalan Rembang – Blora. Petugas pemadam kebakaran berupaya menjinakkan api.

Sulang – Sebuah mobil Kijang LGX warna hitam terbakar di pinggir Jl. raya Rembang – Blora, sebelah utara perempatan desa Landoh Kec. Sulang, Senin pagi sekira pukul 10.35 WIB.

Mobil tersebut semula dikemudikan Nuruz Zaman Fahmi Zinki (32 tahun), warga dusun Sukorame desa Tutup Kec. Tunjungan Kab. Blora. Mobil melaju dari arah utara ke selatan. Mendekati perempatan desa Landoh, tiba – tiba muncul asap mengepul dari balik kap mesin. Zinki memilih menghentikan mobil. Ternyata api semakin membesar, sehingga menyedot perhatian masyarakat sekitar maupun pengguna jalan.

Seorang pengendara sepeda motor, Sarpan menceritakan kebetulan melintas di lokasi kejadian. Ia sempat membantu memadamkan api. Hanya saja yang menjadi kendala minimnya air. Bahkan warga nekat mengambil air dari dalam selokan. Sekira 15 menit kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba, membantu menyemprotkan air.

Sarpani, seorang petugas pemadam kebakaran menuturkan sesudah kap mesin yang panas berhasil dibuka, penyemprotan menjadi lebih mudah. Beruntung, api tidak sampai meludeskan seluruh bodi mobil. Tapi hanya rusak pada bagian depan. Yang lebih melegakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena sopir lebih dulu keluar menyelamatkan diri, sesaat setelah memergoki kepulan asap.

Sementara itu, Kapolsek Sulang, AKP Haryanto mengungkapkan berdasarkan pengakuan pengemudi mobil, Zinki baru saja mengantarkan isteri ke desa Sambiyan Kec. Kaliori. Begitu akan kembali ke Blora, mobil sempat rusak di jalur Pantura desa Tasikagung. Setelah dibenahi di bengkel, bisa melanjutkan perjalanan. Namun saat tiba di desa Landoh, mesin justru terbakar. Muncul dugaan karena konsleting.

AKP Haryanto menambahkan anggotanya juga turun ke TKP, membantu mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat, gara – gara banyak pengguna jalan berhenti, ingin melihat mobil terbakar. Setelah api padam dan mobil ditarik ke bengkel, lalu lintas kembali lancar. Peristiwa itu mengakibatkan korban menderita kerugian sekira Rp 70 juta, karena mesin harus diganti total. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *