Flash News
No posts found

Keluar RS Lebih Cepat, Tersangka Pembacokan Dibekuk Polisi

Kapolsek Bulu, AKP Riwayat Sosianto mengecek bekas ceceran darah di lokasi kejadian.

Kapolsek Bulu, AKP Riwayat Sosianto mengecek bekas ceceran darah di lokasi kejadian.

Rembang – Aparat Polsek Bulu menangkap tersangka pelaku pembacokan, karena yang bersangkutan mendadak pulang dari rumah sakit dr. R Soetrasno. Tersangka adalah Abdul Wakhid (29 tahun), warga desa Sendangmulyo Kec. Bulu yang membacok tetangganya sekampung, Sukisno (29 tahun), karena merasa cemburu isterinya diselingkuhi.

Waktu itu, tersangka yang juga terluka dan menjalani perawatan di rumah sakit, memilih pulang lebih cepat dari prediksi polisi. Mendengar informasi tersebut, anggota Polsek Bulu menghadang kendaraan yang membawa tersangka di Jl. Pemuda Rembang, Rabu siang.

Kapolsek Bulu, AKP Riwayat Sosianto menjelaskan tersangka langsung diamankan menuju Mapolres Rembang. Selama diinterogasi, Abdul Wakhid bersikap kurang kooperatif dan berbelit – belit menjawab pertanyaan penyidik. Meski demikian proses hukum tetap berjalan. Tersangka pada Kamis siang (20 Oktober 2016) sudah mendekam di dalam tahanan Mapolres Rembang, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

AKP Riwayat Sosianto menambahkan tersangka dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan seseorang menderita luka berat. Ancaman hukumannya 5 tahun penjara.
Maka pihak kepolisian menawarkan butuh pendampingan penasehat hukum atau tidak. Abdul Wakhid sempat menolak, tapi polisi akhirnya menunjuk penasehat hukum, mengingat ancaman hukumannya 5 tahun.

Sebagaimana kami beritakan, Abdul Wakhid “ngluruk” ke rumahnya Sukisno, Selasa dini hari (18/10). Wakhid kemudian membacok korban dengan parang. Sukisno melawan, mengakibatkan Wakhid yang sehari – hari berprofesi sebagai tukang shooting orang punya kerja ini, juga mengalami luka di bagian kepala.
Masyarakat membawa keduanya ke rumah sakit dr. R Soetrasno. Kondisi korban Sukisno cukup parah, sehingga mesti menjalani operasi oleh tim medis. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *