Flash News
No posts found

Konsumsi Ikan Rendah, Pemkab Punya Cara Alat Dongkraknya

Para juara berfoto bersama di Pendopo Museum Kartini. (gambar atas) salah satu peserta menunjukkan karya masakannya, Kamis pagi.

Para juara berfoto bersama di Pendopo Museum Kartini. (gambar atas) salah satu peserta menunjukkan karya masakannya, Kamis pagi.

Rembang – Rendahnya konsumsi ikan di tengah masyarakat, membuat Pemerintah Kabupaten Rembang gencar meningkatkannya. Pemkab mempunyai berbagai macam cara, salah satunya melalui lomba memasak berbahan dasar ikan.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz saat menghadiri lomba memasak ikan di Pendopo Museum Kartini Rembang, Kamis pagi (20 Oktober 2016) menyebutkan saat ini konsumsi ikan warganya masih pada kisaran 28 kg perkapita per tahun. Ke depan pemerintah menargetkan bisa menembus angka 38 kg perkapita per tahun.

Bupati mengingatkan berdasarkan penelitian para ahli, ikan laut baik untuk kesehatan. Maka agar diupayakan lauk pauk setiap hari, menyediakan menu ikan. Menurutnya, sosialisasi ini akan lebih cepat, jika didukung penuh pengurus PKK.

Hafidz menambahkan selain meningkatkan konsumsi ikan masyarakat, pihaknya juga berupaya meningkatkan produksi atau pendapatan nelayan. Fokusnya dengan membenahi Tempat Pelelangan Ikan (TPI), anggaran mencapai hampir Rp 20 milyar.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rembang, Suparman mengatakan dalam lomba ini ada 30 peserta dari 14 tim PKK kecamatan dan kelompok binaan Dinlutkan 16 kelompok. Semua peserta wajib menggunakan bahan Ikan kakap yang disediakan oleh panitia. Selain itu bahan – bahan yang digunakan, nilainya tidak boleh melebihi Rp.100 ribu.

Untuk kriteria penilaian meliputi aspek kreativitas, komposisi, cita rasa, penampilan dan kebersihan.
Keluar sebagai juara satu pada kategori olahan kudapan atau snack Tim Penggerak PKK Kecamatan Sale, dengan olahan roti kakap berselimut dan hotdog kakap. Sedangkan untuk kategori menu keluarga, juara satu dari PKK Kaliori dengan sajian masakan kaudamimura spicy fruit sauce nyom nyom. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *