Flash News
No posts found

Sering Byar Pet, Kejengkelan Warga Tak Terbendung

Jaringan listrik sebuah desa di Kec. Sarang. Akhir – akhir ini warga mengeluhkan listrik kerap padam.

Jaringan listrik sebuah desa di Kec. Sarang. Akhir – akhir ini warga mengeluhkan listrik kerap padam.

Sarang – Warga di Kec. Sarang mengeluhkan seringnya listrik padam. Selain mengganggu aktivitas masyarakat, kondisi itu juga rawan mengakibatkan barang – barang elektronik cepat rusak.

Suradi, warga desa Sumbermulyo Kec. Sarang, Jum’at pagi (21 Oktober 2016) mengaku heran, kenapa listrik padam di wilayahnya tergolong sangat sering. Bahkan hari Jum’at ini, pemadaman listrik sudah terjadi sejak pukul 10.00 WIB. Kebetulan dirinya membawa motor roda tiga Tossanya ke bengkel, untuk dilas. Pekerja bengkel menyampaikan belum bisa memastikan kapan selesai, karena menunggu listrik menyala. Tentu saja menjengkelkan, padahal motornya akan segera dipakai untuk bekerja mengangkut barang. Suradi menimpali listrik padam di Kec. Sarang sudah berimbas pada ekonomi warga. Ia mencontohkan usaha rumah tangga pembuatan es batu, sekarang sulit beroperasi.

Camat Sarang, Edi Kiswanto membenarkan banyaknya keluhan warga tentang pemadaman listrik. Terkadang sehari sampai 2 – 3 kali. Kalau di kantor kecamatan, begitu listrik mati, langsung menggunakan mesin genset. Konsekuensinya, bisa menghabiskan bensin antara 5 – 10 liter per hari. Tapi kalau warga yang mengandalkan listrik dan tidak memiliki genset, pasti kebingungan.

Edi menambahkan listrik byar pet, barang – barang elektronikpun mudah rusak. Kalau seperti itu, siapa yang bertanggung jawab.
Pernah pihaknya mengadakan rapat dengan perwakilan petugas PLN. Mereka beralasan antara kekuatan travo dengan beban pelanggan mengalami over kapasitas. Ia mendesak PLN segera mencarikan solusi penguatan travo.

Kami sempat menelfon Manajer PLN Rayon Rembang, Jarmuji, Jum’at siang. Sayang, nomor HP nya tidak aktif.
Setelah itu, Reporter R2B menghubungi nomor layanan pengaduan gangguan. Salah satu petugas PLN, Eko menyebutkan pemadaman listrik di Kec. Sarang, karena lebih banyak gangguan jaringan, semisal kabel tertimpa ranting pohon. Selain itu, PLN memang sempat melakukan pemeliharaan jaringan beberapa waktu lalu, sehingga harus dilakukan pemadaman sementara. Eko berpendapat bukan karena over kapasitas. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *