Flash News
No posts found

Pemilihan Ketua Dan Sekretaris PPP Rembang, Ini Hasilnya

Pembukaan Muscab PPP oleh Muhammad Arwani Thomafi. (gambar atas) Majid Kamil, akhirnya terpilih lagi menjadi Ketua DPC PPP Kab. Rembang.

Pembukaan Muscab PPP oleh Muhammad Arwani Thomafi. (gambar atas) Majid Kamil, akhirnya terpilih lagi menjadi Ketua DPC PPP Kab. Rembang.

Lasem – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) minim kader, sehingga sering kesulitan mencari calon pemimpin kepala daerah.

Hal itu diungkapkan Masrukhan Syamsuri, Ketua Dewan Pengurus Wilayah PPP Provinsi Jawa Tengah, ketika membuka Musyawarah Cabang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di depan SMK Avicenna Lasem, Minggu siang (23 Oktober 2016). Muscab tersebut tidak hanya untuk memilih susunan kepengurusan partai di Kab. Rembang, tetapi dibarengkan dengan Muscab PPP Kab. Blora, Grobogan dan Kab. Pati.

Masrukhan yang juga Ketua Komisi A DPRD Jawa Tengah ini mengaku prihatin terhadap lambannya kaderisasi partai. Sering ada artis masuk, kemudian cukup singkat menjadi kader dan dicalonkan dalam bursa pemilihan kepala daerah. Menurutnya kurang tepat, maka ia mendorong PPP mampu mengatasi kamendegan estafet kaderisasi.

Terkait Musyawarah Cabang, guna memilih ketua, Sekretaris dan segenap pengurus kabupaten dirubah konsepnya. Jika dulu lebih banyak melibatkan suara dari pengurus kecamatan, sekarang ditentukan melalui tim formatur yang beranggotakan perwakilan pengurus pusat, provinsi, kabupaten, perwakilan majelis dan perwakilan pengurus tingkat kecamatan. Tujuannya, untuk menyatukan persepsi pengurus dari semua tingkatan. Khusus Kab. Rembang bagi Masrukhan termasuk spesial, karena menjadi satu – satunya PPP di provinsi Jawa Tengah yang berhasil memenangkan Pemilu Legislatif dan pemilihan kepala daerah. Selain itu, kader PPP nya tak sampai terpecah belah, akibat imbas kisruh di pusat.

Ketua DPC PPP Kab. Rembang, Majid Kamil berpendapat kesuksesan PPP Kab. Rembang mampu menduduki 10 kursi DPRD, bukan karena semata – mata peran Abdul Hafidz yang sekarang jadi bupati maupun dirinya sebagai ketua DPC. Tetapi persatuan dan dukungan seluruh kader merupakan kunci utama.

Wakil Sekjen DPP PPP, Muhammad Arwani Thomafi mengatakan kaderisasi tidak bisa dikebut dalam waktu singkat. Butuh tenaga – tenaga militan untuk rutin turun kebawah. Pengurus lama diminta jangan egois. Kalau memang tahu ada calon kader potensial, lebih baik segera direkrut. Harapannya, figur – figur muda lebih banyak mendapatkan kesempatan untuk berkiprah. Termasuk dari unsur perempuan. Hal itu untuk menjawab tantangan berat pada masa mendatang, seiring kian banyaknya rongrongan pihak luar ingin menjatuhkan citra partai politik.

Arwani menambahkan tim formatur akhirnya memilih kembali Majid Kamil sebagai Ketua DPC PPP Kab. Rembang, kemudian Abdul Hafidz menjadi Sekretaris, sedangkan Mursyid dipercaya menempati posisi bendahara periode 5 tahun kedepan.

Nama – nama tersebut akan diusulkan ke DPW dan dilanjutkan ke tingkat pusat, untuk mendapatkan pengesahan. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *