Flash News
No posts found

Omah Londo Dan Menggeliatnya Virus Ekonomi Kreatif

Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengamati hasil karya seniman dalam pameran di Omah Londo Lasem.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengamati hasil karya seniman dalam pameran di Omah Londo Lasem.

Lasem – Pemerintah Kabupaten Rembang menggelontorkan dana Rp 10 miliar, untuk pengembangan proyek wisata Alas Samudra Wela yang melibatkan 6 desa pesisir pantai di Kec. Rembang Kota dan Kec. Lasem. Meliputi desa Pasar Banggi, Tritunggal, Punjulharjo, Gedongmulyo, Dasun dan Tasiksono.

Hal itu diungkapkan Bupati Rembang, Abdul Hafidz, saat membuka pameran berbagai produk kerajinan Lasem di Omah Londo, pinggir jalur Pantura desa Gedongmulyo Kec. Lasem, Sabtu malam (29/10). Hafidz beralasan ingin fokus menggarap potensi wisata, dengan menggandeng berbagai pihak. Bahkan konsultan perencananya, ditangani langsung oleh perguruan tinggi. Begitu wisata maju, pasti akan memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi kreatif. Menurutnya, kalau semua potensi wisata digarap bersamaan, dikhawatirkan tak optimal.

Menyangkut pameran produk Lasem, pihak penyelenggara tim Inovatif Kreatif mengangkat tajuk Lasem Interaktif Festival (Life). Selain batik tulis, terdapat pula kerajinan kayu, bambu dan kuningan. Bupati mendorong kedepan ada perjanjian kerja sama, sehingga promosi potensi Lasem lebih digarap secara intensif. Untuk selanjutnya, Pemkab akan berkoordinasi dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Bagi Bupati, upaya pengembangan ekonomi kreatif ini sejalan dengan Komitmen Pemkab memajukan pariwisata. Keduanya menjadi unsur yang saling melengkapi.

Sementara itu Sarah Monica mewakili pihak penyelenggara mengaku senang bisa mengekspose hasil penelitiannya selama empat bulan. Tak hanya tentang ekonomi kreatif, tetapi juga menjalin hubungan kekeluargaan dengan pengrajin setempat. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *