Flash News
No posts found

Ribuan Uang Kuno Ditemukan Petani, Begini Kronologisnya

Uang kuno yang ditemukan petani di desa Gowak Kec. Lasem.

Uang kuno yang ditemukan petani di desa Gowak Kec. Lasem.

Lasem – Seorang petani di desa Gowak Kec. Lasem menemukan ribuan kepeng uang kuno, saat mengolah lahan tegalannya.

Uang kuno tersebut kali pertama ditemukan oleh Samadi (50 tahun), posisinya terpendam pada kedalaman sekira 30 centi meter. Sontak saja menggegerkan masyarakat sekitar. Uang kemudian dibawa pulang ke rumah Samadi dan menjadi bahan tontonan warga.

Danang Swastika, pemerhati budaya di Lasem, Minggu siang (30 Oktober 2016) mengungkapkan uang kuno berjumlah 3.613 kepeng, terkumpul dalam 1 lokasi. Kebetulan tegalan milik Samadi berdekatan dengan makam Raden Panji Suryokusumo, masih keturunan Mbah Srimpet, pimpinan Laskar Perang Lasem ketika melawan kompeni Belanda. Uang logam terbuat dari bahan tembaga dan ada motif Tiongkoknya. Muncul dugaan peninggalan masa Dinasti Ming antara tahun 1300 – 1600 an Masehi. Kenapa uang tersimpan di tempat tersebut, pria warga desa Gedongmulyo Kec. Lasem ini tidak tahu secara pasti. Namun yang jelas menunjukkan bahwa pada masa itu, Lasem menjadi pusat perdagangan, utamanya dari pelaut – pelaut Tiongkok. Spekulasi lain, bisa saja uang dipersiapkan untuk biaya pertempuran pada waktu Perang Lasem.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kab. Rembang, Suyono menyatakan pihaknya akan memerintahkan staf untuk mengecek temuan uang kuno di desa Gowak. Kalau memang termasuk benda purbakala, nantinya akan diamankan oleh pemerintah. Sesuai aturan, warga penemu dilarang menguasai.

Suyono menambahkan di wilayah Lasem sebelumnya sering ditemukan benda – benda kuno. Mulai dari patung emas di desa Bonang, kemudian bangunan bersejarah yang terpendam dalam tanah hingga uang kuno. Hal itu menjadi saksi sejarah bahwa Lasem dulunya merupakan pelabuhan terkenal dan memiliki peradaban yang cukup maju. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *