Flash News
No posts found

Bupati Ungkap Alasan, Kenapa Puskesmas Pancur Harus Dipindah

Puskesmas Pancur rencananya akan dipindah dari lokasi yang sekarang.

Puskesmas Pancur rencananya akan dipindah dari lokasi yang sekarang.

Pancur – Pemkab Rembang akan memindahkan Puskesmas Pancur, sebagai salah satu upaya meningkatkan pelayanan.

Hal itu diungkapkan Bupati Rembang, Abdul Hafidz, saat forum dialog dengan masyarakat dan aparat desa di pendopo kecamatan Pancur, Selasa pagi (02 November 2016). Semula Puskesmas Pancur berada di selatan jalan, depan kantor kecamatan. Rencananya, Puskesmas akan dialihkan ke barat kantor kecamatan menjadi satu kawasan, menempati lahan milik SMP PGRI.

Sedangkan siswa SMP PGRI dialihkan menuju bangunan SD N II Pancur yang lama tidak terpakai. Bahkan Pemkab siap menyediakan ruang kelas lebih bagus untuk siswa SMP PGRI. Bupati sudah menyampaikan wacana itu kepada UPT Dinas Pendidikan Kec. Pancur dan pihak PGRI, ternyata mendapatkan respon positif. Ia kemudian meminta dukungan dari warga yang hadir, tak berselang lama dijawab setuju. Menurutnya, tidak ada yang dikorbankan. Justru pendidikan tetap jalan, sedangkan pelayanan kesehatan menjadi lebih berkualitas.

Hafidz menambahkan bagi pasien BPJS Kesehatan, kalau sakit yang tingkatannya ringan, lebih dulu harus datang ke Puskesmas, sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama. Tidak boleh sedikit – sedikit masuk rumah sakit.
Maka keberadaan Puskesmas harus benar – benar ditata, supaya siap menampung pasien. Pada tahun 2017 mendatang, Puskesmas Pancur dibangun dua lantai, dengan anggaran sekira Rp 4 miliar. Lantai atas untuk perkantoran, sedangkan lantai bawah untuk pelayanan pasien. Ruang UGD maupun layanan persalinan nantinya dibuka selama 24 jam, agar warga Kec. Pancur tak perlu berobat ke Lasem maupun Pamotan.

Yakur, seorang warga di Kec. Pancur mendukung gagasan pemindahan Puskesmas Pancur, karena Puskesmas yang sekarang tanahnya terlalu sempit.
Apabila dipaksakan, pelayanan menjadi tidak optimal. Yakur mendorong jika kelak Puskesmas diperbesar, tenaga medis maupun peralatan juga harus ditambah. Selama pelayanan ramah dan berkualitas, ia optimis Puskesmas menjadi andalan warga. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *