Flash News
No posts found

Demo 4 November, Polres Dan MUI Rembang Ambil Langkah

Pengurus MUI Kab. Rembang memantau perkembangan jelang demo 04 November.

Pengurus MUI Kab. Rembang memantau perkembangan jelang demo 04 November.

Rembang – Polres Rembang melakukan pendekatan kepada sejumlah organisasi Islam, terkait wacana demo besar – besaran ke Jakarta, memprotes pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tentang Almaidah ayat 51.

Kapolres Rembang, AKBP Sugiarto, Selasa siang (01 November 2016) mengatakan sejauh ini pengurus organisasi menyampaikan tidak akan mengerahkan massa ke Jakarta, karena sudah ada aparat yang menangani. Begitu pula kelompok Front Pembela Islam (FPI) dari Rembang, dipastikan tidak ikut demo ke Ibu Kota.
Sugiarto menambahkan hari Rabu (02/11) pihaknya bersama instansi terkait dan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kab. Rembang akan menggelar rapat koordinasi, khusus membahas persoalan itu. Tujuannya, jangan sampai masyarakat terprovokasi.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab. Rembang, Zaenudin Jafar berpendapat demo tanggal 04 November terjadi, karena pemerintah dan aparat dianggap lamban menangani kasus laporan dugaan penistaan agama oleh Ahok. Ia juga setuju semuanya diselesaikan melalui jalur hukum, supaya lebih terang benderang. Jangan dicampur aduk dengan masalah politik, jelang Pilkada.

Zaenudin menyerahkan urusan demo 4 November kepada umat yang dekat di sekitar Jakarta. Menurut pantauan di lapangan, umat di Kab. Rembang tidak mudah terpancing. Menurutnya, lebih baik warga tinggal memantau perkembangan, seraya mendo’akan semoga demo tak sampai menjurus tindak anarkhis. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *