Flash News
No posts found

Pelabuhan Diperketat, Jelang Sholat Jum’at Jadi Fokus Perhatian

Salah satu alat berat di Pelabuhan Tanjung Bonang Sluke, yang menjadi sasaran pencurian.

Salah satu alat berat di Pelabuhan Tanjung Bonang Sluke, yang menjadi sasaran pencurian.

Sluke – Pasca kasus pencurian onderdil alat berat beckhoe di kawasan Pelabuhan Tanjung Bonang, Sluke, petugas keamanan pelabuhan kian memperketat pengamanan.

Maskat, koordinator lapangan keamanan di Pelabuhan Tanjung Bonang, Selasa pagi (02 November 2016) menganggap pelaku pencuri memanfaatkan kelengahan pekerja, ketika mendekati waktu sholat Jum’at. Suasana memang sepi, sehingga pelaku dengan mudah masuk area pelabuhan.

Usai peristiwa pencurian, akhirnya tenaga keamanan dikumpulkan sekaligus diminta untuk lebih waspada. Selain itu, sejumlah alat berat yang semula berada di sisi barat, langsung dipindahkan ke timur, berdekatan dengan pos petugas keamanan. Tujuannya, supaya mudah diawasi. Menurut Maskat, sebenarnya alat berat akan aman, jika terparkir di lokasi pertambangan selatan jalur Pantura. Di tempat itu, sudah ada penjaga malam. Begitu jam 08.00 pagi, sudah dipegang operator sampai sore hari. Kebetulan pekerja diliburkan selama 4 hari, sedangkan alat berat ditarik ke dalam pelabuhan dan akhirnya menjadi sasaran pencurian.

Sebelumnya, hari Jum’at pekan lalu dua alat berat beckhoe milik PT Amir Hajar Kilsi (AHK) di lokasi pelabuhan Tanjung Bonang Sluke disatroni pencuri. 2 unit monitor dan 2 buah ECM, yang merupakan otaknya alat berat digondol. Kerugian ditaksir mencapai Rp 190 juta.

Kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan Polsek Sluke dan Polres Rembang. Kapolsek Sluke, AKP Bibit AS menyatakan pelaku sudah memahami seluk beluk beckhoe, sehingga tahu barang mana yang cepat laku dijual ke pasaran. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *